History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Amerika Hormati Jasa Taiwan dan Kenyataan Sejarah Perjuangan Perang Dunia II

  • 04 September, 2015
  • Editor
Amerika Hormati Jasa Taiwan dan Kenyataan Sejarah Perjuangan Perang Dunia II
Amerika Hormati Jasa Taiwan dan Kenyataan Sejarah Perjuangan Perang Dunia II

(Taiwan, ROC) – Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Amerika, Shen Lyu-shun pada hari Rabu tanggal 3 September waktu setempat, untuk pertama kalinya mengikuti kegiatan upacara peringatan kemenangan perjuangan perang dunia ke dua yang diselenggarakan di alun-alun gedung pemerintah Washington. Selain Shen, juga diikuti oleh berbagai kepala perwakilan dari masing-masing negara, baik Asia maupun Eropa. Shen juga mendapatkan perlakuan yang sederajat dengan duta besar lainnya, termasuk duta besar yang berasal dari negara sahabat Amerika, antara lain Kanada, Perancis dan Australia. Dibandingkan dengan keadaan 10 tahun silam, tidak ada seorangpun dari Kantor Perwakilan Taiwan yang diundang. Sehingga kehadiran Shen memenuhi undangan pemerintah Amerika adalah yang pertama kalinya sejak putusnya hubungan diplomasi antara Taiwan dan Amerika Serikat 36 tahun yang lalu.

Shen Lyu-shun bersama dengan perwakilan dari negara sekutu Amerika yang berasal dari kawasan Asia Pasifik, secara bersamaan mengikuti seremonial pemberian karangan bunga penghormatan. Pada bagian pita karangan bunga yang dipergunakan oleh perwakilan Taiwan dalam acara seremonial tersebut, juga disematkan lambang Republik Tiongkok, yang menunjukkan penghormatan Amerika terhadap peran dan jasa Taiwan.

Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Eleanor Wang pada hari Kamis tanggal 3 September menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat memiliki makna yang sangat dalam, dengan adanya perkembangan hubungan hingga ke tahap saat ini bukanlah hal yang mudah.

Eleanor Wang menyampaikan bahwa kegiatan upacara peringatan tersebut diselenggarakan oleh Instansi Pengawasan Taman Nasional Kementrian dalam Negeri Amerika Serikat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat lainnya. Upacara peringatan tersebut juga merupakan satu-satunya upacara yang diselenggarakan oleh pemerintah, dalam rangka memberikan penghormatan kepada para pahlawan perang. Undangan kepada pihak Taiwan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut, merupakan yang pertama kalinya sejak putusnya hubungan diplomatic kedua negara.

Eleanor Wang mengatakan, “Ini adalah pertama kalinya dalam kurun waktu 36 tahun, sejak putusnya hubungan diplomatik antara Taiwan dan Amerika, dimana pihak Taiwan diundang oleh pemerintah Amerika untuk turut serta dalam upacara penghormatan dalam peringatan kemenangan perang dunia ke dua. Kepala Perwakilan Shen bersama dengan Duta Besar negara sekutu Amerika Lainnya turut bersama mengikuti upacara penghormatan dan mendapatkan perlakuan yang sederajat dengan tamu lainnya.”

Wang menjelaskan bahwa setiap 10 tahun, pemerintah setempat selalu menggelar upacara berskala besar. Tetapi pada tahun 2005, Taiwan tidak diundang untuk turut serta dalam upacara tersebut. Sehingga keikutsertaan Taiwan kali ini menunjukkan adanya perkembangan yang baik dalam hubungan antara Taiwan dengan Amerika.

Wang mengatakan, “Dibandingkan 10 tahun yang lalu, yakni dalam kegiatan peringatan 60 tahun kemenangan perang, kita tidak mendapatkan undangan. Sementara untuk tahun ini, kita bersama dengan perwakilan negara sekutu Amerika yang berasal dari kawasan Asia Pasifik, secara bersamaan mengikuti seremonial pemberian karangan bunga, dengan turut serta penambahan lambang negara pada bagian pita yang menunjukkan penghormatan Amerika atas jasa dan peran serta Taiwan.”

Wang menambahkan bahwa sekalipun Taiwan dan Amerika tidak memiliki hubungan diplomatik yang resmi, dalam berbagai perlakuan sudah pasti akan ada perbedaan jika dibandingkan dengan negara diplomatik Amerika lainnya. Namun dalam Undang-Undang Hubungan Taiwan dan Amerika, Kantor Perwakilan Taiwan di Amerika atau TECO, merupakan perwakilan Republik Tiongkok yang juga berarti Taiwan. Sementara dalam pasal 15 disebutkan bahwa sejak putusnya hubungan diplomatik pada tanggal 1 Januari 1979, Amerika mengakui bahwa Taiwan berada di bawah pemerintah Republik Tiongkok.

Komentar

Terbarumore