Pihak kantor Kepresidenan hari ini tanggal 7 Februari siang menyampaikan, sekjen Dewan Keamanan Nasional, Yuan Jian-shen akan dialihkan jabatannya menjadi penasihat presiden, kekosongan bangku jabatannya akan diisi oleh King Pu-tsung yang saat ini menjadi ketua perwakilan ROC untuk Amerika, sedangkan untuk penganti posisi ketua perwakilan ini kementerian luar negeri akan mengutus pejabat kemenlu senior untuk mengisinya.
Pihak kantor Kepresidenan menegaskan, pengaturan personalia ini selain sebagai upaya untuk dapat berpartisipasi dalam Kemitraan Trans Pacific (TPP) dan Kerjasama Ekonomi Komprehensif Regional (RECP) dan kerja sama ekonomi regional regional lainnya, satu langkah lebih maju bagi kerjasama keamanan Taiwan dan Amerika Serikat dan juga sebagai respon dari pendirian “Dewan Keamanan Nasional” oleh Daratan Tiongkok, mempromosikan pertukaran antar lembaga lintas selat serta wajah baru bagi pertahanan nasional, ini semua dijadikan pertimbangan.
Pihak kantor Kepresidenan menegaskan, keputusan penyesuaian tata letak mekanisme ini untuk keamanan nasional secara keseluruhan, ada pandangan dari luar yang beranggapan pengalihan posisi King Pu-tsung sebagai “taktik akhir sebelum pemilu”, ini sama sekali tidak benar; berdasarkan tekad kuat dan cara kerja King Pu-tsung selama ini di“perannya”, pada masa kerja di Dewan Keamanan Nasional sudah pasti akan dengan jelas memilah antara pemerintah dan partai.