History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : Era Perlawanan Perang Dipimpin Pemerintah KMT

  • 02 September, 2015
  • Editor
Presiden Ma : Era Perlawanan Perang Dipimpin Pemerintah KMT
Presiden Ma : Era Perlawanan Perang Dipimpin Pemerintah KMT

(Taiwan, ROC) Rabu ini (2) Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou (馬英九) menghadiri upacara “Perayaan 70 Tahun Kemenangan Era Perlawanan & 104 Tahun Hari Tentara Nasional”. Presiden menjelaskan arti era perlawanan perang melawan Jepang dan Retrosesi Taiwan dari perspektif Dunia, Republik Tiongkok dan Taiwan. Presiden Ma menyampaikan, 8 tahun era perlawanan telah menyelamatkan Republik Tiongkok, Retrosesi Taiwan juga telah membantu negara sekutu memenangkan Perang Dunia II, sejarah heroik ini akhirnya mendapat perhatian di hari ini setelah 70 tahun kemudian.

Presiden Ma menyampaikan, dalam waktu yang cukup lama Daratan Tiongkok menyebutkan bahwa mereka yang memimpin peperangan itu, mengabaikan catatan sejarah dan kontribusi Tentara Nasional Republik Tiongkok, ini sangat disesalkan, beliau menegaskan, walau partai Komunis pernah ikut serta dalam perang, namun bukan sebagai pemimpin. Ma menyampaikan : Kenyataannya adalah, seiring dengan semakin banyaknya catatan sejarah yang terungkap, dapat kita lihat dengan jelas, pada era perlawanan, baik itu secara langsung atau bergeriliya, pemerintah KMT selalu berada di urutan pertama. Dalam 22 kali perang besar selama masa perlawanan, partai komunis hanya sekali ikut dalam “perang langsung” di medan perang Taiyuan (太原) pada bulan September 1937 yaitu “Perang Pingxingguan” (平型關). Setelah itu, partai komunis beralih menjadi perang geriliya yaitu, taktik perang yang menghindari perang langsung, menghemat kekuatan, mencaplok pasukan daerah, bahkan menyerang angkatan bersenjata kita untuk memperluas daerah kekuasaan.

Kepala negara menjelaskan, sebagai presiden bertanggung jawab untuk menyampaikan catatan sejarah yang penting ini, mewariskan kepada generasi berikutnya, kepala negara mengimbau, dilandasi “Konsensus 92, Satu Tiongkok Menurut Persepsi Masing-Masing” antar selat mulai berdamai dan bekerjasama.

Ma menyampaikan : Apabila pemerintah Daratan Tiongkok dapat bersikap “Melihat sejarah dan fakta; Menghadapi dan empati kepada veteran”, secara terbuka menyampaikan bahwa “Perlawanan selama 8 tahun adalah dipimpin oleh pemerintah Kuomintang dan dibantu oleh partai komunis” adalah sesuai dengan sejarah, ini menunjukan sikap yang terbuka, karena dengan demikan baru bisa mendapat apresiasi dari masyarakat Tionghoa dalam dan luar negeri.

Beliau juga menghimbau, menghadapi sejarah Perang Dunia II, pemerintah Jepang seharusnya menghadapi fakta dan kenyataan.

Komentar

Terbarumore