(Taiwan, ROC) – Pusat prakiraan cuaca Taiwan(CWB) pada hari ini(9/1) menyampaikan data prakiraan, beranggapan Taiwan di tahun ini di musim gugur dengan cuaca cenderung hangat, kuantitas hujan relative berkurang. Sementara di bagian Selatan akan mengalami masa kekurangan air, selain penggunaan air di waduk yang perlu dipertimbangkan, masyarakat juga diharapkan agar dapat memakai air dengan irit.
Direktur CWB, Cheng Ming-dean(鄭明典) mengemukakan, badan meteorologi dunia semenjak tahun 1982 mulai memperhatikan dampak El Nino, masa kekeringan, cuaca hujan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, yang dapat menyebabkan industri ternak dunia menjadi hancur, produk daging dan jenis gandum juga bergejolak, pada tahun tersebut Taiwan juga mengalami hujan di musim semi, banyak wilayah mengalami banjir, oleh karena itu dampak El Nino tidak boleh diabaikan.
Cheng Ming-dean(鄭明典) mengatakan: “Masa El Nino terkuat semestinya pada waktu musim dingin atau bahkan hingga tahun depan di awal tahun, maka masih ada kesempatan berubah menjadi semakin kuat, serangan badai ke Taiwan ada kemungkin menjadi lebih sedikit, sehingga kami memprakirakan paling tidak masih ada 1 taifun lagi yang akan berkemungkinan menyerang Taiwan, diprakirakan di masa mendatang dalam 1 musim, cuaca Taiwan berubah menjadi lebih hangat, adanya kemungkinan besar kurangnya curah hujan.”