History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Lebih dari 6.000 bebek di Chiayi dibunuh karena terinfeksi flu burung

  • 31 August, 2015
  • Editor
Lebih dari 6.000 bebek di Chiayi dibunuh karena terinfeksi flu burung
Lebih dari 6.000 bebek di suatu ladang peternakan unggas di Chiayi dibunuh karena terinfeksi flu burung

(Taiwan, ROC) Lebih dari 6.000 bebek di suatu ladang peternakan di Kabupaten Chiayi di Taiwan selatan telah dibunuh, setelah pihak berwenang yang menangani pencegahan penyebaran wabah mendeteksi virus flu avian H5N8 di tubuh bebek mati di ladang tersebut.

Seorang pejabat Dewan Pertanian mengatakan pada hari Minggu (30/8), sekitar 200 bebek di ladang peternakan tersebut ditemukan tewas dalam beberapa hari silam. Untuk mencegah penyebaran flu avian bersifat patogenik itu, pihak berwenang memutuskan membasmi semua bebek di sana.

Menurutnya, sampai sekarang belum ditemukan adanya kondisi kontaminasi di 13 ladang peternakan unggas lain di radius satu kilometer dari ladang tadi, tapi Biro Inspeksi dan Karantina Binatang dan Tumbuhan tidak melonggarkan kewaspadaan dan berusaha mencari sumber penyebaran wabah tersebut dengan menyelidiki ladang-ladang peternakan di kabupaten Yunlin yang berdekatan dengan Chiayi.

Berdasarkan statistik dari Dewan Pertanian, hingga 28 Agustus, sejumlah 983 ladang peternakan unggas di berbagai pelosok Taiwan telah mengirim spesimen untuk diperiksa. Diantaranya, sampel dari 951 ladang dinyatakan positif terinfeksi virus flu burung dan semua unggas di ladang-ladang tersebut telah dibasmi.

Komentar

Terbarumore