History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mazu Taiwan Tampil di Festival Kesenian Burning Man

  • 29 August, 2015
  • Editor
Mazu Taiwan Tampil di Festival Kesenian Burning Man
Karya Taiwan Tampil di Burning Man

(Taiwan-ROC) Festival Kesenian Klasik Amerika “Burning Man” yang merupakan festival kesenia terbesar dunia tahun ini memasukki tahun ke 30 yang nantinya akan berlangsung di Amerika Barat mulai tanggal 30 Agustus hingga 7 September di Black Rock Desert, Nevada Utara, Amerika Serikat. Tahun ini Taiwan berhasil ikut andil dalam festival ini, Tim akan membangun “Kuil Mazu Hualien” 7 tingkat, dipadukan dengan suasana pasar malam sehingga akan terasa kental gayaTaiwan. Mengikuti tradisi “Burning Man” , pada puncak acara, pengeluaran dan karya yang menghabiskan NTD20 juta akan dibakar habis dengan api sebagai tanda upacara festival kesenian ini, tidak meninggalkan bekas sama sekali, mimpi indah hanya untuk dinikmati sejenak.

Festival “Burning Man” yang setiap tahunnya menarik hampir 80 ribu orang ini harus melalui penyeleksian ketat baru dapat memasuki pintu Black Rock Desert dan menghiasi festival ini, dan meskipun harga tiket masuk mengikuti festimal ini cukup mahal sekitar NTD15 ribu (sekitar RP6,3 juta) tetapi untuk mendapatkan tiket masuk ini juga tidak mudah.

Tradisi yang mengharuskan semua karya yang ada pada akhirnya harus dibakar habis, menjadi daya tarik utama festival kesenian ini, acara puncak “Burning Man” adalah pembakaran dari patung raksasa.

Taiwan yang sejak beberapa tahun ini juga telah berupaya mengikutsertakan tim keseniannya tetapi selalu tidak dapat menembus pintu penyeleksian panitia, tahun ini dengan karya-karya dari designer ternama Hsiao Qing-yang yang membentuk tim bersama 90 seniman lainnya akhirnya berhasil mendapatkan tiket pintu masuk “Burning Man”. Karya inovatif yang diikutkan adalah sebuah kuil raksasa “Mazo Hualien”, patung kuil yang dihiasi dengan 9 naga besar yang mengeluarkan api emas, sedangkan tinggi dari kuil Mazu nya sendiri sekitar 90 meter dan dikelilingi dengan 88 lentera tradisional.

Para pengunjung yang datang bisa seharian dari siang hari menyalakan dupa, memanjatkan doa dan juga meramal nasib, pada petang hingga malam hari lentera lampu kuil Mazu akan dinyalakan, terlihat terang dan hidup, selain itu juga ada pasar malam yang merupakan salah satu ciri khas Taiwan. Pihak panitia sendiri menyampaikan bahwa karya yang ditampilkan Taiwan merupakan karya yang paling menarik dalam festival Burning Man tahun ini.

Komentar

Terbarumore