Filipina berencana meluncurkan suatu sistem aplikasi visa online bagi warga Taiwan sebagai salah satu upaya untuk memudahkan proses permohonan visa tersebut, demikian diungkapkan Perwakilan Filipina di Taiwan.
Kantor Ekonomi dan Budaya Manila (MECO), representatif Filipina yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan, sedang mengevaluasi cara untuk memudahkan proses aplikasi visa bagi warga Taiwan untuk berkunjung ke Filipina, demikian kata representatif Filipina Antonio Basilio melalui suatu wawancara bersama kantor berita CNA Taiwan.
Menurut perkiraan, kata Basilio, sistem aplikasi visa online tersebut akan mulai diberlakukan sebelum akhir tahun 2014.
Berdasarkan prosedur yang berlaku saat ini, warga Taiwan harus menuju kantor MECO untuk menyerahkan aplikasi dan akan mendapatkan visa kunjungan ke Filipina dalam waktu satu hari.
Statistik resmi menunjukkan, sejumlah 178.876 warga Taiwan berkunjung ke Filipina pada tahun 2011, 211.385 pada 2012 dan 129.361 pada 2013.
Berkurangnya jumlah warga Taiwan yang berkunjung ke Filipina pada 2013 mungkin berhubungan dengan insiden tewas ditembaknya seorang nelayan Taiwan oleh Pengawal Pantai Filipina pada Mei 2013. Peristiwa tersebut membuat pemerintah Taiwan melaksanakan sejumlah sangsi terhadap Filipina, termasuk membujuk warga Taiwan mengurangi kunjungan ke negara di Asia Tenggara tersebut.
Sehubungan dengan dicabutnya sangsi tersebut pada Agustus tahun yang sama, hubungan bilateral telah perlahan-lahan normal kembali antara Taiwan dan Filipina. Sekarang, dengan serangkaian upaya Filipina mempromosikan pariwisata, jumlah warga Taiwan yang akan berkunjung ke Filipina kemungkinan besar akan naik kembali tahun ini.