(Taiwan, ROC) Bursa saham Taiwan (TAIEX) hari Senin (24/8) mengalami penurunan skala besar. Tidak lama setelah bursa dibuka, TAIEX mencatat penurunan paling besar dalam sejarah yaitu 7% atau 583 point, sehingga indeksnya turun ke nilai dibawah 7.300 point.
Sekitar pukul 11:20, Kementrian Keuangan menginisiasi aksi perlindungan dengan menggunakan dana pelindung bursa saham, akhirnya berhasil menaikkan kembali indeks TAIEX. Pada saat bursa ditutup pukul 13:30, indeks TAIEX mencatat penurunan 376,58 point menjadi 7.410,34 point. Transaksi bursa berjumlah NTD144,9 milyar.
Ketua Departemen Strategi Perusahaan Penasehat Finansial Tachan Lee Cheng-yen (李政諺) mengemukakan, bursa saham Amerika sudah mengalami keanjlokan serius Kamis dan Jumat pekan lalu; ditambah dengan meredanya kecepatan pertumbuhan ekonomi Daratan Tiongkok yang telah mempengaruhi negara ekspor di Asia, sementara depresiasi renminbi dan mata uang negara-negara Asia lain menimbulkan arus penarikan kapital dari Asia, mengakibatkan anjloknya bursa saham di negara-negara Asia, termasuk Taiwan.
Menurut Lee, penjualan saham skala besar yang tidak rasional biasanya disebabkan unsur non-ekonomi, tapi faktor munculnya bencana bursa saham global kali ini justru adalah unsur ekonomi, maka gejolaknya diperkirakan akan tetap dirasakan dalam beberapa waktu kedepan.