(Taiwan, ROC) Dalam sebuah laporan yang dilansir oleh Bloomberg disebutkan bahwa sering melesunya industri manufaktur Daratan Tiongkok serta transaksi di pasar tidak bersemangat menyebabkan pasar bursa saham di seluruh dunia merosot drastis dan 400 orang kaya terdepan didunia diprediksi mengalami kerugian mencapai 182 Miliar Dolar.
Berdasarkan Indikasi Miliader Bloomberg disebutkan bahwa untuk pekan ini telah tercatat rekor transaksi terbesar sejak September 2014. Tentu saja seperti Warren Buffett, pemimpin Glencore Plc yaitu Ivan Glasenberg masuk dalam daftar nama.
Indeks Standar & Poor 500 di tanggal 21 Agustus anjlok 64,84 point, atau 3,19% ditutup pada angka 1.970,89 poin, sedangkan untuk mingguan merosot 5,8%, ini adalah yang terparah sejak 2011. Berdasarkan Indikasi Miliader Bloomberg 400 orang terkaya di dunia, untuk hari itu saja telah kehilangan 76 miliar dolar AS.
Direktur Perusahaan Penasehat Aspirint, John Collins mengatakan : Walau 182 miliar dolar adalah angka yang sangat besar namun bagi mereka tidak terlalu berarti, minggu seperti ini membuat persaan tidak nyaman, namun bila anda mundur satu langkah secara gambaran besar, itu bukanlah bencana besar.
26 miliuner Daratan Tiongkok yang termasuk dalam daftar nama Indikasi Miliader Bloomberg, karena pasar bursa saham Hongkong juga ikut terseret serta nilai RMB yang melemah, total kehilangan US$ 18,8 miliar.