(Taiwan-ROC) Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok, Andrew Hsia yang diundang ke Amerika Timur, tanggal 20 Agustus waktu setempat dalam pertemuan tahunan Asosiasi Taiwan dan Amerika ke 28 dalam kegiatan yang diselenggarakan di Philadelphia, pertemuan tahunan ke 32 Tionghoa Perantau memberikan ceramah dengan topic kebijakan dan hubungan Antar Selat Taiwan yang dihadiri 100 lebih pemimpin Tionghoa perantau dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat.
Andrew Hsi menegaskan, Daratan Tiongkok yang tidak bersahabat dengan Taiwan membuat orang “tidak nyaman”, tidak menghormati Taiwan, seperti dengan dalih pelatihan tentara dengan target kantor kepresidenan, bahkan untuk langkah proses perubahan surat perjalanan warga Taiwan masuk ke Daratan Tiongkok menjadi kartu, baru diinformasikan melalui telepon 20 menit sebelumnya pelaksanaan. Tindakan ini membuat Taiwan merasa “tidak nyaman”terlebih mengenai jalur M503 yang sudah jelas melampaui batas “Hukum Keamanan Nasional”dan penyebaran seribuan rudal di pesisir pantai tenggara dan lain sebagainya.
Andrew Hsia mengatakan, Pertemuan Antar Selat (Pertemuan SEF dan ARATS) ke 11 yang akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 24-26 Agustus di Fuzou, Daratan Tiongkok, diperkirakan kedua belah pihak akan menandatangani perjanjian penghindaran pajak ganda dan memperkuat kerja sama layanan pajak, keamanan penerbangan dan kerja sama penerbangan bisnis dan lainnya. Tetapi sangat disesalkan untuk “transit wisatawan Daratan Tiongkok” masih belum mendapat kesepakatan, Andrew Hsia mengatakan, meskipun ini memberikan kemudahan bagi wisatawan Daratan Tiongkok, tetapi sangat disesalkan hal ini masih belum dapat diterima Daratan Tiongkok, masih akan diusahakan lagi. “ini merupakan hal yang dapat mereka lakukan, masalah yang sangat mudah, hanya sekejap saja, tetapi tidak bersedia dikerjakan”.
Dalam ceramahnya, Andrew Hsia juga mengungkit kunci penting “Konsensus 92 dengan persepsi masing-masing”, ia menyampaikan, tanpa consensus ini, hubungan antar selat Taiwan sejak tahun 2008 tidak akan berkembang dengan lancar, tidak dapat mengembangkan hubungan stabil dan damai, antar Selat Taiwan tidak mungkin bisa menyelenggarakan 10 kali pertemuan dan menandatangani 21 perjanjian sipil.
Andrew Hsia menghimbau seharusnya Daratan Tiongkok melihat kenyataan, menghormati pendapat Taiwan terhadap perdamaian Selat Taiwan, juga berharap tidak membedakan jalur kebijakan terhadap partai berkuasa dan oposisi, pemerintah akan berupaya keras untuk mempertahankan kestabilan dan perdamaian antar Selat Taiwan, membangun masyarakat adil makmur. Setelah mengakhiri kunjungannya ke New York, Philadelphia dan beberapa bagian Amerika Timur, Andrew Hsia pada tanggal 20 Agustus tengah malam waktu setempat akan bertolak kembali ke Taiwan.