Kepala kantor perwakilan ROC untuk Perancis, Lu Ching-lung, tanggal 24 waktu setempat menyampaikan, perdebatan perjanjian perdagangan jasa antar selat Taiwan membuat masyarakat mengeluarkan suara yang berbeda, ini merupakan proses pendalaman demokrasi Taiwan. tetapi ia Lu juga menyampaikan, terhadap rapat dengar perjanjian perdagangan jasa yang dicanangkan pemerintah, meminta pakar untuk membeberkan dengan jelas dan transparan.
Dalam “Pertarungan Internasional” siaran radio yang disiarkan France Culture, wartawan Thierry Garcin, pada tanggal 24 waktu setempat dengan tema utama adalah perjanjian perdagangan jasa dengan menghadirkan wawancara khusus dengan Lu Ching-lung. Wawancara singkat 11 menit ini diperkirakan didengar oleh kurang lebih 200 ribu pemirsa.
Lu Ching Lung menyampaikan, masalah perjanjian perdagangan jasa merupakan pendalaman demokrasi masyarakat Taiwan; ada issue yang mengkritik masuknya warga Daratan Tiongkok ke Taiwan akan menjadi momok bagi masa depan kaum muda Taiwan, juga dikhawatirkan terlalu dekatnya hubungan antar selat Taiwan; tetapi dipihak lain, ada orang yang mengeluarkan suara anti “anti perdagangan jasa”, masyarakat memiliki suara-suara yang berbeda, inilah yang disebut demokrasi.
Lu menyampaikan, sebagai obat untuk menghilangkan kekhawatiran ancaman dari perjanjian perdagangan jasa, pemerintah mengadakan rapat dengar, meminta pakar dalam hal ini dengan transparan membeberkan semua ini, Taiwan yang sangat bergantung pada perdagangan luar negeri, mengembalikan perjanjian perdagangan jasa akan membawa pengaruh yang sangat besar.
Lu Ching-lung juga menyampaikan, Taiwan menghormati hak kekayaan intelektual, sangat memperhatikan penelitian dan pengembangan, jika terus memperkuat ekonomi dan perdagangan dengan negara-negara sahabat, kerja sama ilmiah dan teknologi, mempertahankan kekuatan daya saing, tentu tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk masa depan. Lu dengan penuh keyakinan menyampaikan, kehidupan masyarakat Daratan Tiongkok juga akan terus berkembang, dibawah prinsip pragmatis, kedua belah pihak dalam kaitan hubungan antar selat Taiwan berupaya mengarah pada “Pilihan Yang Terbaik”