History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu Canangkan Visa Wirausaha untuk Tingkatkan Daya Saing Inovasi

  • 13 August, 2015
  • Editor
Kemenlu Canangkan Visa Wirausaha untuk Tingkatkan Daya Saing Inovasi
Kemenlu Canangkan Visa Wirausaha untuk Tingkatkan Daya Saing Inovasi

(Taiwan, ROC) – Guna mewujudkan Taiwan sebagai “Pusat Inovasi Kewirausahaan Baru Asia Pasifik”, sejak akhir Juli mendatang Kementerian Luar Negeri mencanangkan kebijakan visa wirausaha. Kebijakan visa ini terbuka bagi warga asing yang ingin datang ke Taiwan dengan tujuan menjalankan inovasi wirausaha. Biro Urusan Konsuler, Kementerian Luar Negeri membeberkan, banyaknya pertanyaan dari pengaju visa terkait dengan kebijakan ini.

Sekjen Biro Urusan Konsuler, Chen Qiong-yu pada hari Kamis tanggal 13 Agustus menyampaikan, guna mewujudkan peran penting Taiwan dalam rantai wirausaha invoatif, Kemenlu telah membuka kesempatan bagi warga asing dan warga dari wilayah Hongkong serta Macau, untuk berwirausaha di Taiwan. Pengajuan visa dapat dilakukan baik secara perorangan maupun secara kelompok. Chen Qiong-yu menegaskan usai pengumpulan informasi terkait, maka Divisi Penerimaan Berkas akan mengajukannya kepada Kementerian Ekonomi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Chen Qiong-yu mengatakan, “Visa Wirausaha yang diajukan pertama kali dengan masa ijin tinggal maksimal adalah 1 tahun. Sebelum tiba masa berlaku, dapat mengajukan perpanjangan ijin tinggal hingga 2 tahun. Untuk masa percobaan 2 tahun pertama, setiap tahunnya hanya akan memberikan ijin untuk 2 ribu visa.”

Selain wirausaha, Kemenlu juga mempermudah proses visa bagi pelajar asing. Antara lain penghapusan proses wawancara terhadap pelajar saat pengajuan visa, penghapusan syarat legalisasi dokumen pendidikan tertinggi di kantor perwakilan ROC setempat, penghapusan persyaratan lampiran bukti keuangan khususnya bagi pelajar Myanmar dan menetapkan persyaratan adanya jaminan dari salah satu relasi yang berkewarganegaraan Taiwan. Chen Qiong-yu mengemukakan, meskipun perencanaan ini baru dimulai, jumlah pengaju visa telah mengalami pertambahan. Sementara itu, para pejabat di perwakilan ROC di luar negeri, juga telah menampung berbagai pertanyaan dan keluhan pengaju visa terkait hak paten penemuan dan inovasi wirausaha. 

Komentar

Terbarumore