(Taiwan, ROC) – Juru bicara dari partai sosialis anggota parlemen dari Belanda, Harry van Bommel pada hari Rabu tanggal 12 Agustus melakukan kunjungan ke Taiwan, guna mendalami perkembangan politik dan ekonomi Republik Tiongkok serta hubungan antar selat.
Kemenlu pada hari Kamis tanggal 13 Agustus, membuka jumpa pers dan menyampaikan kunjungan pertama Harry van Bommel ke Taiwan selama 5 hari hingga tanggal 17 Agustus mendatang. Harry van Bommel semenjak tahun 1998 menjabat sebagai anggota senat parlemen untuk partai sosialis. Jabatan yang terus diembannya hingga saat ini telah memposisikan dirinya sebagai anggota parlemen yang paling senior.
Harry van Bommel menyanjungi sikap pemerintah Republik Tiongkok dalam mempromosikan kebebasan dan demokrasi. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Belanda turut mendukung Taiwan untuk ikut serta dalam organisasi internasional.
Kemenlu mengemukakan, selama kunjungan Harry van Bommel, ia akan menjadi pembicara untuk seminar internasional terkait pengembangan sumber daya manusia internasional, yang bertajuk “Krisis dan situasi Uni Eropa saat ini”. Selain Harry van Bommel, Pusat Uni Eropa di Taiwan juga dijadwalkan akan mengikuti seminar tersebut, guna bertukar pemikiran dengan para pakar lain mengenai kebijakan luar negeri Belanda serta kebijakan Uni Eropa.