History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Rapat Upah Standar Minimum Buruh MOL Harap Capai Kesepakatan

  • 12 August, 2015
  • Editor
Rapat Upah Standar Minimum Buruh  MOL Harap Capai Kesepakatan
Rapat Upah Standar Minimum Buruh MOL Harap Capai Kesepakatan

(Taiwan, ROC) – Kementrian Tenaga Kerja atau MOL pada hari Rabu tanggal 12 Agustus sore menggelar rapat Komisi Pertimbangan Upah Standar Minimum Buruh, yang diikuti oleh pihak MOL, pengusaha, buruh pekerja dan pakar ahli lainnya. Rapat tersebut bertujuan untuk membahas mengenai upah standar minimum untuk tahun depan. Dari pihak perwakilan pengusaha menyebutkan bahwa iklim ekonomi pada tahun ini cenderung mengalami penurunan, laba yang diperoleh perusahaan sendiri juga terus menghadapi tekanan yang cukup besar, untuk itu disarankan agar melanjutkan upah standar minimum yang ada saat ini. Dari pihak perwakilan buruh pekerja berpendapat, jutsru karena iklim ekonomi yang tidak baik, maka perlu melakukan peningkatan upah standar minimum yang ada, sehingga dapat ‘menggairahkan’ pasar dalam negeri sendiri. Karena adanya perbedaan pendapat, maka tampaknya masih memerlukan pembahasan dan negosiasi yang lebih lanjut berkenaan dengan kebijakan kenaikan upah standar minimum yang sebelumnya telah diharapkan oleh berbagai pihak.

Seperti yang telah diberlakukan saat ini, standar upah minimum yang diterapkan sejak bulan Juli kemarin adalah sebesar NT$ 20.008. MOL sendiri pada hari Rabu sore tanggal 12 Agustus menggelar rapat Komisi Pertimbangan Upah Standar Minimum Buruh, dengan turut menyertakan berbagai laporan index ekonomi terkait sebagai bahan acuan, sehingga pihak perwakilan perusahaan maupun dari pihak buruh pekerja, dapat turut bersama melakukan musyawarah terkait upah standar minimum yang akan diberlakukan untuk tahun depan.

Dilihat dari hasil laporan DGBAS, prosentase pertumbuhan ekonomi untuk kwartal ke dua hanya mencapai 0,64%. Hal ini tentu akan sangat sulit menjaga prosentase pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat mencapai 3%. Pihak perwakilan pengusaha berpendapat bahwa banyak masyarakat Taiwan yang tidak menerima gaji seperti peraturan upah standar minimum yang ada, sementara kenaikan yang diharapkan hanya akan memberikan efek positif bagi pemasukan para tenaga kerja asing semata. Untuk itu sebaiknya diberlakukan pemisahan perhitungan upah standar minimum antara pekerja Taiwan dengan pekerja yang berasal dari negara lain.

Sebenarnya berapa kenaikan upah standar minimum yang paling bijaksana? Hingga kini tanggapan dari setiap komunitas pekerja berbeda, namun dari berbagai pendapat mereka dapat diambil sebuah perkiraan rata-rata yakni gaji per bulan adalah berkisar antara NT$ 22.000 hingga NT$ 26.000. Tetapi hal ini tentu masih akan dipengaruhi dengan berbagai hasil laporan index perekonomian terkait. Pihak MOL menyatakan bahwa pihaknya akan bersikap adil dan bijaksana dalam mengambil keputusan yang menyangkut kesejahteraan semua pihak.

Komentar

Terbarumore