(Taiwan, ROC) – Angin taifun Soudelor telah mengakibatkan bencana yang besar bagi Taiwan. Dewan Pertanian Yuan Eksekutif atau COA melaporkan, hingga tanggal 11 Agustus, jumlah kerugian untuk bidang pertanian tercatat lebih dari NT$ 2,2 milyar. Hal ini disebabkan banyaknya produk pertanian yang bernilai tinggi turut menjadi korban bencana. Untuk mencegah dampak serupa tejadi di masa yang akan datang, COA sendiri akan memilih 10 jenis produk pertanian unggul yang akan diusung untuk diikutsertakan dalam program asuransi bencana alam. Kini polis asuransi untuk produk buah pir unggulan khas Taiwan, polis asuransinya telah diajukan ke Komisi Pengawasan Keuangan atau FSC untuk diperiksa lebih lanjut, jika tidak bermasalah, maka polis asuransi buah pir tersebut juga akan segera dapat diedarkan di masyarakat.
Wakil Kepala Badan Bimbingan Pertanian COA, Chow Ruo-nan menyebutkan bahwa pemerintah akan melakukan sosialisai berkenaan dengan polis asuransi bencana alam untuk produk pertanian, selain itu juga akan menyediakan dana anggaran khusus untuk memberikan bantuan keringan kepada para petani yang ada. Dengan demikian, diharapkan para petani bisa mendapatkan ganti rugi yang setara saat terjadi bencana alam yang merugikan semua hasil cocok tanam mereka.
Untuk saat ini, jenis produk pertanian yang memiliki daya saing tinggi dan berkualitas baik, yang akan menjadi pandauan atau contoh bagi jenis produk pertanian lainnya, antara lain meliputi mangga, pir, kesemak manis, anggur Kyoho, pepaya, jeruk Tankan, jeruk bali, srikaya, jambu air dan tanaman padi. Pada bulan Oktober 2014, program ini sendiri sebenarnya juga telah diinformasikan kepada Serikat Buruh Industri Asuransi di Taiwan, sehingga mereka dapat segera memulai tugas dan persiapan yang dibutuhkan dalam membuka pasar asuransi produk pertanian saat bencana alam terjadi.
Selain polis asuransi buah pir yang telah diajukan kepada pihak FSC, ada perusahaan asuransi yang juga menyatakan menaruh minat untuk produk pertanian berupa mangga dan padi. Untuk itu pihak COA juga tela memberikan informasi terkait yang dibutuhkan bagi perusahaan asuransi dalam keperluan pengeluaran polis asuransi terkait.