(Taiwan, ROC) – Guna memberikan semangat kepada kelompok orang cacat untuk menjalankan kembali aktivitas pekerjaannya, Presiden Ma Ying-jeou pada hari Selasa tanggal 11 Agustus, saat menghadiri kegiatan bazaar amal oleh-oleh festival kue bulan yang dibuat oleh kelompok orang cacat, mengajak semua masyarakat untuk dapat turut serta memberikan dukungan kepada mereka. Presiden Ma menegaskan bahwa sejak Republik Tiongkok menandatangani Konvensi Hak Asasi Manusia, perlindungan hak bagi orang cacat di Taiwan sendiri juga telah mencapai standar internasional. Bantuan perlindungan yang diberikan kepada kelompok minoritas ini juga semakin lama semakin banyak, dan dana anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk hal ini juga menempati porsi yang cukup besar.
Presiden Ma Ying-jeou menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesejahteraan dan Kesehatan, dengan mengambil tempat pelaksanaan di Stasiun Pusat Kota Taipei. Ma sendiri membuka kegiatan promosi tersebut dengan menggunakan bahasa tangan, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para pengunjung.Setiap tahunnya, Ma sendiri juga selalu menghadiri kegiatan amal serupa, mengajak semua masyarakat untuk dapat menaruh kepedulian mereka terhadap komunitas kaum lemah. Presiden Ma dalam sambutannya menjelaskan bahwa dana anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat terbilang cukup besar.
Presiden Ma mengatakan:“Saat ini, jumlah dana yang ada dalam anggaran belanja pemerintah pusat, khususnya menyangkut kesejahteraan masyarakat, terbilang cukup besar. Dana anggaran untuk hal kesejahteraan masyarakat telah menduduki peringkat pertama, dan hal ini sangat jarang ditemukan dalam masa dasawarsa pemerintah Republik Tiongkok selama ini. Jika sebelumnya dana untuk hal pertahanan dan keamanan atau perekonomian menduduki peringkat yang tertinggi, beberapa tahun terakhir ini, dana anggaran untuk kesejahteraan telah menduduki peringkat tertinggi.”
Presiden Ma menyebutkan bahwa memandu komunitas orang cacat agar dapat mandiri adalah tanggung jawab pemerintah. Saat ini penyandang cacat mengalami pertambahan dari 50 ribu orang di tahun 2008, naik menjadi 70 ribu orang untuk tahun ini. Angka pertumbuhan juga mendekati 50%. Ma berharap masayrakat umum dapat memberikan simpati dan bantuan yang lebih kepada para penyandang cacat.