(Taiwan, ROC) – Seiring dengan kemajuan teknologi, Taiwan terus berupaya mengembangkan jaringan mobile broadband 5G setelah berhasil dengan versi 4G yang kini tengah digunakan oleh masyarakat umum. Beberapa hari lalu Kementrian Perekonomian menggelar seremonial pembukaan tahapan baru yang bertajuk “4G + Jaringan Experimentasi”.
Dalam acara seremonial tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah telah melakukan investasi sebesar NT$ 1 milyar guna membangun sistim “4G + Jaringan Eksperimentasi” yang dimaksud. Kini para perusahaan telekomunikasi yang berminat, mulai saat ini dapat melakukan eksperimen terkait di tiga lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah, antara lain Institut Riset Teknologi Industri atau ITRI, Institut Informasi Industri atau III dan Lembaga Riset NCSIST. Sistim ini akan menyediakan pelayanan eksperimen terhadap produk smartphone dalam negeri, microchips, terminal broadband, small cell dan wifi.
Dengan adanya program eksperimen ini, diprediksi pada paruh awal tahun ini akan menghemat biaya sebesar NT$ 30 juta, dan untuk keseluruhan tahun ini dapat menghemat biaya eksperimen sebesar NT$ 100 juta. Hal ini juga turut membantu para perusahaan telekomunikasi untuk dapat mempercepat gerak langkahnya memasuki babak baru yakni jaringan mobile broadband 5G di tahun 2018 mendatang.
Wakil Kepala ITRI, Cheng Sheng-ching mengatakan, “Dalam memasuki tahap baru setelah 4G, perusahaan telekomunikasi Taiwan memiliki peluang yang besar. Untuk itu ruang ekseperimen ini ditujukan bagi Anda untuk dipergunakan. Hal ini dapat mempercepat proses penelitian dan diharapkan dapat diluncurkan lebih awal dan meningkatkan daya saing. Selain itu, kita juga memiliki jaringan usaha sendiri yang nyata. Jika mereka dapat memadukannya dengan kebutuhan dunia komersil, maka akan memudahkan akses dan meningkatkan daya saing di luar negeri.”
Cheng kembali menambahkan bahwa seluruh dunia tengah meneliti teknologi 5G. Pesta olahraga dunia Olimpiade 2020 yang akan digelar di Tokyo, Jepang, juga diharapkan telah dapat difasilitasi dengan teknologi 5G. Hal ini adalah target yang nyata. Cheng berharap pihak perusahaan telekomunikasi dalam negeri dapat menyelesaikan penelitian lebih awal dan turut membina perusahaan lain masuk ke dalamnya, dengan demikian maka sasaran untuk masuk ke dunia telekomunikasi versi 5G di tahun 2018 dapat tercapai.