(Taiwan-ROC) Guna membantu industri domestik Taiwan untuk meraih piala finansial Asia, ketua Komisi Pengawasan Keuangan (FSC), Tseng Ming-chung hari ini (5/8) ketika menerima wawancara khusus Radio Taiwan Internasional menegaskan, FSC terus melakukan penyesuaian peraturan terkait agar tidak mengikat kaki tangan industri keuangan. Tzeng mengemukakan, selama satu setengah tahun ini, bank dan sekuritas melakukan 4 akuisisi dengan perbankan asing, sementara dengan kebijakan yang mendukung dari pemerintah dan dana yang memadai, industri asuransi berhasil mendapatkan 10 program. Selain itu semua modal lembaga perbankan yang menanamkan di Asia sudah mendekati USD198 milyar, dengan laba tahun lalu sebesar 1,1 milyar, pertumbuhannya mencapai 30%, ia juga yakin dikedepannya tingkat pertumbuhan akan lebih besar lagi.
Tseng Ming-chung juga menekankan, jumlah industri keuangan asing yang membuka cabangnya atau akuisisi juga bertambah, selain dengan Daratan Tiongkok, Indonesia, Philipina, Vietnam atau Myanmar merupakan pangsa yang lumayan, saat ini FSC melalui bendera yayasan berupaya sepenuhnya melakukan pelatihan tenaga berbakat untuk mendalami pangsa pasar lokal. Ia juga menyampaikan, lembaga perbankan Taiwan berupaya meraih piala Asia, di masa mendatang juga akan membantu generasi imigran baru, memiliki kesempatan berkontribusi bagi negara asal ibunya.
Tseng Ming-chung mengatakan, “Pejabat tingkat tinggi mungkin akan mengirim orang dari dalam negeri. Dalam hal ini Taiwan memiliki keunggulan, Taiwan memiliki ratusan ribu imigran baru, keturunan imigran baru perlahan-lahan beranjak dewasa, sampai waktunya nanti dapat mewakili lembaga perbankan Taiwan kembali ke negara asal ibunya, di satu pihak dapat berkontribusi bagi lembaga perbankan Taiwan, di sisi lain bisa berkontribusi pada negara asal ibunya, menciptakan situasi yang beragam.
Tseng Ming-chung juga membeberkan, sebelum rapat Yuan Legislatif berikutnya, ia akan memimpin rombongan untuk berkunjung ke Asia Tengara, berharap lembaga perbankan Taiwan dapat meraih lebih banyak peluang di Asia Tenggara. Tseng menegaskan, untuk mendalami benua Asia, lembaga perbankan Taiwan harus memanfaatkan waktu 3-5 tahun periode emas, jika tidak lembaga perbankan Daratan Tiongkok akan mamasuki dan bersaing merebut pasar; apabila berjalan lancar, setelah 2-3 tahun menjalani akuisisi dan merger, manfaat secara bertahan akan terlihat mulai tahun 2018.