(Taiwan, ROC) Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index, PMI) Taiwan untuk Juli 2015 mengisyaratkan penyusutan ekonomi untuk pertama kali sejak Februari dan ketiga kali dalam 32 bulan terakhir, demikian berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Institut Riset Ekonomi Chung-Hua (CIER) pada hari Senin (3/8).
Laporan lembaga tank pikir utama di Taiwan itu menunjukkan, indeks PMI lokal untuk Juli turun 2,2 point dari sebulan sebelumnya menjadi 48,6 point, nilai paling rendah sejak rekor 47,8 point dicatat pada Februari lalu.
Sebelumnya, satu-satunya catatan dimana PMI Taiwan turun ke angka lebih rendah dari 50 point, sejak laporan ini mulai dibuat pada November 2012, adalah November 2014.
Untuk diketahui, nilai PMI dibawah 50 point menunjukkan perkembangan kegiatan manufaktur, sedangkan nilai dibawah 50 point menunjukkan penyusutan.
Diantara enam sub-sektor yang turut diperhitungkan, PMI untuk tiga bidang tetap mencatat pertumbuhan pada Juli lalu, masing-masing makanan dan tekstil (55,4), elektronik dan optoelektronik (50,6), dan industri kimia, biologi dan medis (50,3); Sementara tiga sub-sektor lain yang mencatat penurunan adalah materi pokok (42,2), perlengkapan elektrik dan permesinan (45,4), dan perlengkapan transportasi (45,7).
Perihal prospek untuk kuartal ketiga, direktur CIER Wu Chung-shu (吳中書) mengutarakan, berbagai angka yang dicatat mengisyaratkan bahwa mayoritas pemanufaktur lokal mengadopsi sikap lebih berhati-hati dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi di bulan-bulan kedepan.
Namun, tegas Wu, penampilan industri manufaktur di Taiwan sebenarnya masih cukup baik, maka tidak usah terlalu pesimis terhadap dicatatnya penurunan PMI.