History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Ying-jeou menyerukan remaja mempelajari bahasa asing untuk meningkatkan daya kompetisi

  • 03 August, 2015
  • Editor
Presiden Ma Ying-jeou menyerukan remaja mempelajari bahasa asing untuk meningkatkan daya kompetisi
Presiden Ma Ying-jeou menemui pelajar pertukaran “program pertukaran remaja Rotary Club Internasional"

Presiden Ma Ying-jeou menyerukan kaum remaja berupaya mempelajari bahasa asing, karena “memahiri satu bahasa asing lain berarti menambah satu jendela hidup,” tidak hanya membantu menyelami sejarah dan kebudayaan negara lain, juga bisa meningkatkan daya kompetisi diri sendiri.

Ma mengungkapkan hal tersebut ketika menemui para pelajar pertukaran yang mengikuti “program pertukaran remaja Rotary Club Internasional” di Kantor Kepresidenan, Senin (3/8).

Dalam kesempatan tersebut, kepala negara memastikan kesempatan yang dimiliki para pelajar untuk berkunjung ke luar negeri pada masa remaja, melukiskannya sebagai kesempatan bagi kaum remaja untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan kebudayaan asing, juga kesempatan bagi masyarakat internasional untuk lebih mengenal Taiwan.

Presiden mengemukakan, pemerintah berharap kaum remaja bisa mempelajari lebih banyak bahasa asing, terutama sekarang ini kesempatan untuk belajar bahasa asing sudah jauh lebih banyak daripada masa lalu; tapi Ma juga menemukan adanya kecenderungan dua puncak bagi pelajar, yaitu yang baik menjadi lebih baik, dan yang buruk menjadi lebih buruk, maka bagaimana memperkecil jarak antara kedua jenis pelajar ini akan menjadi pekerjaan penting pemerintah di masa depan.

Ma juga mengetengahkan, jumlah remaja yang berpartisipasi dalam serangkaian program pertukaran yang giat dipromosikan sejak inaugurasinya sebagai presiden, baik itu program pertukaran pelajar maupun program kerja liburan, telah jauh lebih banyak dibandingkan masa lalu.

Pada saat yang sama, lanjutnya, jumlah negara yang memberikan perlakuan bebas visa atau visa on-landing kepada warga Taiwan telah bertambah dari 54 menjadi 142 negara, dan angka ini akan terus meningkat di masa depan.

Presiden percaya, ini membuktikan dengan diraihnya penghormatan dari negara lain, rakyat Taiwan akan memperoleh perlakuan lebih bermartabat.

Komentar

Terbarumore