(Taiwan-ROC) Yuan Eksekutif hari ini (31/7) dalam sidang pemeriksaan perencanaan dan anggaran tahunan tahun depan, meloloskan bagian dana anggaran pemerintah pusat sebesar NTD1, 8414 trilyun dan dana anggaran khusus sebesar NTD4,1 milyar, untuk dana anggaran pengeluaran sebesar NTD1,995 trilyun dan dana anggaran khusus 14,1 milyar; selisih anggaran pemasukan dengan anggaran pengeluaran sebesar 153,6 milyar, berkurang 4,3 milyar dibandingkan dengan RAPBN tahun 2015, digabungkan dengan hutang pokok sebesar 73 milyar, dengan sumber daya keuangan dan pembiayaarn sebesar 226,6 milyar baru bisa menyeimbangan kebutuhan. Perkiraan kumulatif hutang saldo hingga akhir 2016 sebesar 5,6141 trilyun, dengan rata-rata PDB 3 tahun berturut-turut sebesar 34.9%, berkurang 07% dibandingkan dengan tahun-than sebelumnya, angka ini menunjukkan penurunan selama 4 tahun berturut-turut.
Juru bicara Yuan Eksekutif, Sun Li-cun mengutip, “Yuan Eksekutif pagi hari ini meloloskan RAPBN 2016, untuk bagian pendapatan meningkat 3,6%, pengeluaran bertambah 3,1% dibandingkan tahun sebelumnya, penambahan ini yang paling penting karena adanya perluasan infrastruktur public, pengembangan dan peningkatan teknologi, pendidikan dan kesejehateraan masyarakat.”
Untuk anggaran tahun depan, pengeluaran utama yaitu pendidikan sebesar 267,7 milyar, untuk kesejahteraan rakyat 467,1 milyar, anggaran pengembangan teknologi sebesar 103 milyar serta pembangunan infrastruktur public sebesar 188,8 milyar; untuk anggaran pengeluaran bagi kesejahteraan rakyat bertambah 5,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara anggaran pembangunan infrastruktur naik 5,4%, dan pengembangan teknologi bertambah 4,7%.
Perdana Menteri, Mao Chi-guo menyampaikan, sumber pemerintah pusat masih terbatas, berharap setiap instansi meningkatkan semangat berupaya keras menyesuaikan dengan jumlah anggaran yang tersedia, apabila ada perencanaan penting atau kebijakan penting yang belum dimasukkan dalam RAPN, sedapat mungkin berupaya untuk memprioritaskan yang paling penting. Mao mengemukakan, masing-masing instansi harus dengan ketat memantau dana yang dimiliki dan aktif menghemat pengeluaran biaya, meningkatkan efisiensi dan secara agresif mempromosikan pekerjaan umum guna membantu pembangunan ekonomi negara.