History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Biarkan Data Bicara, NARLABS Luncurkan Program Database PRIDE

  • 30 July, 2015
  • Editor
Biarkan Data Bicara, NARLABS Luncurkan Program Database PRIDE

(Taiwan, ROC) – Laboratorium Riset Terapan Nasional atau NARLABS Taiwan, pada hari Selasa tanggal 28 Juli menggelar acara peluncuran secara resmi Program Riset Indikator Database atau yang dikenal dengan PRIDE. Database ini berfungsi untuk menyediakan jumlah data yang signifikan, selain data statistik hasil penelitian NARLABS, juga tersedia data statistik hasil penelitian Organisasi Pembangunan dan Kerjasama Ekonomi atau OECD. Dengan data yang ada, maka pengguna database dapat segera melakukan perbandingan pandangan dan sikap yang diambil dari masing-masing negara, terkait dengan hal atau isu tertentu.

Program Database PRIDE versi baru yang dirancang oleh NARLABS, berhasil diluncurkan ke dalam dunia internet pada awal Juni, di dalamnya tersedia semua data statistik dari pihak OECD, Dewan Statistik Uni Eropa atau Eurostat, Forum Ekonomi Dunia atau WEF, Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik atau APEC beserta badan peneliti terkait, serta data statistik lain yang bersumber dari berbagai instansi pemerintah Taiwan. Dengan paduan data dari berbagai pihak, terbentuklah sebuah database dengan jumlah yang sangat signifikan, karena di dalamnya juga mencakup data statistik jumlah penduduk sebuah negara, ekonomi, keuangan, sumber daya energi, hingga peringkat daya saing masing-masing negara.

Tujuan peluncuran program PRIDE ini adalah untuk memberikan bantuan dan kemudahan pencarian data yang dibutuhkan saat ingin merancang sebuah program kerja atau untuk kepentingan penelitian para pakar. Dengan tambahan fungsi interaksi dalam versi baru, program database PRIDE ini juga terbuka untuk khalayak umum yang membutuhkan.

Kepala Pusat Informasi dan Riset Program Ilmu dan Teknologi atau STPI, Joung Yuh-jzer menjelaskan bahwa untuk isu atau kejadian yang bersifat khusus, jika bisa mendapatkan semua data statistik yang terkait dalam waktu singkat, maka akan memudahkan peneliti memahami isu khusus tersebut secara mendetail. Hal ini juga turut memudahkan perancangan program kerja atau keputusan yang akan diambil.

Joung Yuh-jzer mengatakan, “Yang paling penting adalah Anda memiliki data statistik lengkap sebagai panduan dasar dalam pengambilan keputusan perancangan program kerja. Program database inilah yang menyediakan data sebagai pondasi Anda. Misalnya ingin menaikkan prosentase pekerja wanita, maka Anda harus mengetahui lapangan kerja yang tersedia saat ini. Jika ingin menetapkan indeks target, maka Anda bisa mengacu indeks yang dimiliki oleh negara lain.”

 

Komentar

Terbarumore