History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mencabut Peringatan Mendik : Jika Mengaku Salah Dan Bersedia Memperbaiki

  • 29 July, 2015
  • Editor
Mencabut Peringatan   Mendik : Jika Mengaku Salah Dan Bersedia Memperbaiki
Menteri Pendidikan, Wu Shi-hua

(Taiwan-ROC) Menghadapi sengketa revisi materi pelajaran, Menteri Pendidikan, Wu Shi-hua hari ini (29/7) menerima wawancara melalui telpon dari Radio Taiwan Internasional, Wu dengan tegas menyampaikan ia bersedia berhadapan dengan pelajar langsung untuk berkomunikasi, yang nantikan sekolah dapat memahami pelajar SMA dan motiv operasi razia malam kementerian pendidikan. Wu Shi-hua menyampaikan, apabila pelajar dapat mengerti kalau prilaku mereka melanggar peraturan, kementerian pendidikan akan memberikan respon.

Wu Shi-hua mengatakan : “Terkait masalah hukum, kami akan meminta pihak hukum untuk menanganinya, namun, saya ingin agar kementerian pendidikan harus menggunakan niat paling baik, paling sesuai dengan prinsip pendidikan, membantu setiap pelajar SMA yang belum dewasa, kami berharap dalam proses ini, semua orang bisa belajar di sana tetapi juga harus taat hukum.”

Wu Shi-hua menegaskan, melalui revisi materi pelajaran kali ini, dapat melihat perbedaan pandangan dari masyarakat Taiwan, harus berani menghadapi persengketaan dan tujuan dari pendidikan. Menghadapi sengketa revisi materi pelajaran, kemendik mengunakan cara perpaduan materi baru dan lama, agar para pengajar memiliki hak untuk memilih buku sebagai materi pengajaran, dan penambahan bahan pelajaran untuk menyelesaikan masalah, agar pelajar dapat pelajar dapat berlajar dengan baik.

Ketua Divisi Pengajaran Nasional, Kementerian Pendidikan, Wu Qing-san ketika diwawancarai dalam acara RTI juga menyampaikan, aksi protes revisi materi dengan menerobos gedung kementerian pendidikan, apabila dapat melakukan instrospeksi demi perbaikan, kemendik akan bersikap lunak, mungkin “mencabut peringatan” sebagai salah satu jalan yang dipilih, tetapi ini masih akan ditelaah lebih lanjut.  

Wu Qing-san menegaskan, berhubung semua pelajar masih dalam proses belajar, pertumbuhan, sedangkan prinsip yang paling diutamakan adalah agar pelajar memiliki kesempatan membuka lembaran baru, untuk itu, akan melihat apakah pelajar bisa mengerti kesalahan dari perilaku mereka, dan melalui pembinaan dari sekolah dapat membantu pelajar berkembang positif.

Komentar

Terbarumore