(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan isu akan adanya pertemuan antara Ketua Umum partai KMT Eric Chu dengan Ketua Umum partai PFP James Soong, banyak khalayak umum yang mempertanyakan masalah transparansi pertemuan tersebut, namun kedua belah pihak memiliki pandangan yang berbeda satu sama lainnya, sehingga pertemuan Chu dan Soong, kini berkemungkinan sulit untuk diselenggarakan. Untuk itu, Eric Chu pada hari Sabtu tanggal 25 Juli menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada pembahasan mengenai pertemuan Chu dan Soong. Dirinya juga berharap jika sekalipun akan diselenggarakan pertemuan tersebut, dapat dilakukan secara tertutup dengan James Soong. Hal ini dimaksudkan karena dengan pertemuan tertutup, maka banyak hal yang bisa dibahas dan dicari solusi pemecahan masalah yang dihadapi bersama.
Pihak umum banyak yang menaruh perhatian mengenai kemungkinan kerjasama yang akan dijalin antara partai KMT dengan partai PFP sehubungan dengan pemilu legislator yang akan digelar pada tahun 2016 mendatang. Ketua Umum partai KMT, Eric Chu sedari awal mengharapkan pertemuan dengan Ketua Umum partai PFP James Soong jika dimungkinkan dapat diselenggarakan secara tertutup, namun dengan adanya rumor yang menyebutkan bahwa adanya perbedaan pandangan mengenai cara pertemuan yang akan digelar, menyebakkan pertemuan yang semula direncanakan juga nyaris memasuki tahap pembatalan.
Untuk itu, Eric Chu menyebutkan bahwa dirinya sangat menaruh hormat terhadap James Soong, selain itu dirinya juga sempat melakukan pertemuan beberapa kali dalam memusyawarahkan permasalahan dengan James Soong secara tertutup. Eric Chu berpendapat bahwa dengan pertemuan yang bersifat tertutup, maka akan dapat menyelesaikan beragam masalah yang dihadapi.
Berkenaan dengan masalah program pendidikan yang kini menjadi sebuah masalah pertikaian antara masyarakat dengan pemerintah, Eric Chu menilai bahwa hal ini merupakan masalah yang sangat serius. Untuk itu Eric Chu mengharapkan semua pihak dapat saling berpikir dengan rasional, dan meminta semua pihak politikus dapat tidak turut campur dalam permasalahan ini, agar masalah program pendidikan dapat diselesaikan dengan cara yang bijak dan rasional serta sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku di Taiwan.