(Taiwan, ROC) – Kemenhankam pada hari Selasa tanggal 21 Juli saat menyelenggarakan jumpa pers, menjelaskan bahwa hasil perekrutan prajurit sukarelawan dan juga jumlah prajurit yang tetap tinggal berada dalam markas mencapai hasil yang memuaskan. Pihak Kemenhankam menyampaikan bahwa saat ini hasil yang dicapai dari program perekrutan prajurit sukarelawan telah berhasil mencapai sasaran yang ditetapkan, dan juga menunjukkan adanya peningkatan. Hal tersebut berarti program yang diterapkan telah berhasil dijalankan secara baik.
Juru Bicara kemenhankam Luo Shou-he menjelaskan bahwa pihak Kemenhankam memberikan bimbingan yang rasional, menjunjung tinggi hak asasi para prajurit, memperbaiki sarana dan prasarana tempat tinggal para prajurit, menyediakan berbagai program pengembangan terkait, meningkatkan pemasukan para prajurit dan menyediakan program pensiun dan kesejahteraan yang terjamin. Semua ini berhasil menarik minat para generasi muda untuk terjun menjadi seorang prajurit. Selain itu pihak Kemenhankam juga tidak lupa untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para prajurit yang bersedia untuk tetap tinggal di dalam markas.
Luo Shou-he mengatakan, “Sasaran jumlah prajurit sukarelawan untuk tahun 2015 adalah sebanyak 14 ribu orang. Hingga tanggal 16 Juli, jumlah pendaftar telah mencapai sebanyak 23.599 orang, yang telah mulai masa baktinya sebanyak 9.939 orang, sehingga prosentase jumlah yang telah dicapai sebesar 70,9%. Selain itu, jumlah prajurit sukarelawan yang tetap berada di dalam markas mencapai 68,2%, dibandingkan dengan tahun 2013 dan 2014, maka jumlah prajurit dalam markas naik sebanyak 14,8%.”
Kemenhankam menjelaskan bahwa program perekrutan prajurit adalah sebuah program penting kemiliteran dan tidak mungkin akan kembali ke sistim sebelumnya. Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini, khalayak umum terus memberikan dukungan terhadap program terkait, dan pihak Kemenhankam akan terus berupaya mencapai target sasaran yang ditentukan.