(Taiwan, ROC) Kabupaten Kinmen di Taiwan dan Provinsi Fujian di Daratan Tiongkok menandatangani suatu kontrak berdurasi 30 tahun atas pensuplaian air minum dari Fujian untuk Kinmen.
Menurut kontrak yang ditandatangani hari Senin (20/7) oleh Pabrik Air Minum Kinmen dan Perusahaan Pensuplai Air Provinsi Fujian itu, pemerintah Kabupaten Kinmen akan memulai konstruksi bersangkutan dan menyelesaikannya dalam kurun waktu dua tahun.
Dalam arti kata, paling cepat, masyarakat Kinmen akan bisa mulai menikmati suplai air minum dari Fujian pada 2017.
Wakil Menteri Ekonomi Yang Wei-fu (楊偉甫) mengemukakan, anggaran total untuk program pensuplaian air tersebut berjumlah NTD1,35 milyar, dimana pemerintah sentral akan mengalokasikan 85% dana dan 15% lainnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Yang memastikan kelancaran dan kualitas suplai air minum di Kinmen dengan menggunakan suplai dari Fujian. Menurutnya, andaikata terjadi masalah pensuplaian di masa depan, misalnya putusnya pipa akibat bencana alam, warga Kinmen tetap tidak usah khawatir karena suplai air lokal sampai sekarang tetap memenuhi 70% kebutuhan air minum.
Yang Wei-pu mengatakan, “Kinmen saat ini menggunakan sumber air sendiri. Kelak setelah mulai memakai suplai air dari Daratan Tiongkok, kendati terjadi masalah darurat, bukan kondisi yang mempengaruhi keamanan, melainkan masalah-masalah teknis seperti pembocoran air, putusnya pipa dan bencana lain akibat badai taifun misalnya, sumber air lokal di Kinmen bisa segera digunakan, setidaknya untuk memenujhi 70% kebutuhan domestik.”
Menurut Yang, proyek pensuplaian air dari Fujian untuk Kinmen telah direncanakan 20 tahun. Keuntungan paling besar dari diadopsinya kebijakan ini adalah berkurangnya modal air minum berharga NTD58,6 pada saat ini sebanyak 12 hingga 13 dolar per unit.