(Taiwan, ROC) Sekitar 20.000 buruh migran beragama Islam berkumpul di Stasiun Kereta Api Taipei pada hari Minggu (19/7) untuk merayakan berakhirnya puasa sepanjang satu bulan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri.
Mayoritas negara Arab dan Indonesia mengumumkan Jumat (17/7) sebagai hari pertama Idul Fitri, sementara bagi sejumlah negara lain, termasuk India dan Iran, hari raya Idul Fitri berawal pada hari Sabtu.
Untuk turut meramaikan perayaan Idul Fitri, serangkaian kegiatan diselenggarakan di berbagai pelosok Taipei, termasuk suatu konser musik dan event hiburan bagi buruh migran pada Minggu sore di Taman Memorial Perdamaian 2-28, sekitar satu kilometer dari Stasiun Kereta Api Taipei, sementara Musium Taiwan Nasional menawarkan tiket masuk gratis bagi semua pengunjung sepanjang akhir minggu.
Mengantisipasi kemungkinan ketidakmudahan yang diciptakan oleh berkumpulnya buruh migran berjumlah besar di Stasiun Kereta Api Taipei, Departemen Tenaga Kerja dibawah pemerintah Kota Taipei menghimbau residen lokal untuk menyelami dan menampilkan respek terhadap manca budaya serta agama.
Menurut statistik Departemen Tenaga Kerja Taipei, saat ini ada sekitar 40.000 buruh migran di Taipei, diantaranya 75% berasal dari Indonesia; sedangkan buruh migran di seluruh Taiwan berjumlah sekitar 570.000 orang, diantaranya 230.000 adalah warga Indonesia.