History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Eksekutif memutuskan mengintervensi keuangan pemerintah kabupaten Miaoli

  • 13 July, 2015
  • Editor
Yuan Eksekutif memutuskan mengintervensi keuangan pemerintah kabupaten Miaoli
Juru bicara Yuan Eksekutif Sun Lih-chyun

(Taiwan, ROC) Yuan Eksekutif memutuskan mengintervensi keuangan pemerintah kabupaten Miaoli untuk memastikan cukupnya anggaran bagi pemberian upah pegawai serta pengeluaran eksekutif lain.

Keputusan tersebut dicapai dalam suatu rapat kabinet istimewa yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mao Chih-kuo (毛治國) pada Senin (13/7) pagi. Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain menteri keuangan Chang Sheng-ford (張盛和), ketua Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) Shih Su-mei (石素梅), dan bupati Miaoli Hsu Yao-chang (徐耀昌).

Juru bicara Yuan Eksekutif Sun Lih-chyun (孫立群) mengemukakan, berdasarkan laporan program reformasi keuangan dari bupati Hsu, dipastikan bahwa penghasilan kabupaten Miaoli di enam bulan terakhir 2015 adalah NTD9,995 milyar, cukup untuk menangani pengeluaran personel NTD6,33 milyar dan pengeluaran eksekutif pokok NTD1,38 milyar.

Sun mengatakan, “Perihal permintaan bantuan dari Miaoli, Perdana Menteri berpendapat, bantuan yang diberikan pemerintah sentral kepada kabupatem Miaoli sudah melampaui jumlah bantuan yang diberikan kepada pemerintah daerah lain. Dibawah kondisi ini, Yuan Eksekutif memutuskan langsung mengintervensi keuangannya untuk menjamin prioritas pengeluaran, yang pertama adalah pengeluaran personel, yaitu upah pegawai, yang kedua adalah pengeluaran eksekutif pokok.”

Menurut Sun, ini adalah pertama kali pemerintah sentral memutuskan mengintervensi keuangan pemerintah daerah, DGBAS akan menyelesaikan rancangan mekanisme bantuan untuk Miaoli dan mengajukannya untuk direvisi Perdana Menteri Mao Chih-kuo dalam waktu dekat.

Untuk diketahui, disebabkan kesulitan kondisi keuangan, pemerintah kabupaten Miaoli sampai sekarang belum memberikan upah bulan Juli kepada para pegawainya.

Komentar

Terbarumore