(Taiwan, ROC) Presiden Ma Ying-jeou mengatakan pada hari Minggu (12/7), administrasinya tidak lama lagi akan mengajukan proposal untuk menangani kecenderungan menurunnya ekspor Taiwan dalam paruh tahun pertama 2015, yang dianggap sebagai tanda kemerosotan ekonomi di Taiwan.
Ketika menghadiri jamuan makan bersama masyarakat perantau di Santo Domingo dalam rangka kunjungan kenegaraan di Republik Dominika, Ma mengemukakan, Perdana Menteri Mao Chih-kuo (毛治國) telah berjanji akan bertemu dengan pejabat serta pakar relevan, dan mengajukan rencana untuk menangani masalah penurunan ekspor dalam dua pekan mendatang.
Presiden mengingatkan, penurunan ekspor bukan masalah yang hanya dihadapi Taiwan saja, banyak negara di dunia juga sedang memusingkan masalah serupa; tapi sebagai negara yang 70% laju ekonominya tergantung pada ekspor, Taiwan tidak boleh mengizinkan masalah tersebut untuk berkembang menjadi lebih serius.
Sekedar informasi, berdasarkan statistik dari Kementrian Keuangan, ekspor Taiwan di enam bulan pertama 2015 berjumlah USD142,43 milyar, mencatat penurunan 7,1% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.