(Taiwan, ROC) - Aliansi Referandum Taiwan (ART) mulai kemarin malam (22) kembali mengepung gedung Yuan Legislatif dan saat mencoba menumbangkan barikade terjadi bentrokan dengan pihak yang berwajib. Menanggapi aksi protes penghentian PLTN IV, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Chen Wei-jen (陳威仁) menghimbau agar semua pihak bersikap rasional, dengan melindungi kelancaran kerja parlemen maka permintaan publik baru bisa dimusyawarahkan.
Menanggapi aksi mogok makan mantan ketua DPP Lin I-hsiung (林義雄), ketua ormas ART Tsai Ting-kui (蔡丁貴) mengajak publik mulai 22 april malam mengepung Yuan Legislatif dan selama aksinya itu mencoba menumbangkan barikade dan sempat terjadi bentrokan dengan kepolisian. Karena aksi memanjat palang penahan, Tsai diamankan oleh pihak yang berwajib.
Menanggapi aksi tadi malam (23), Mendagri Chen menyampaikan : masyarakat yang demokrasi adalah bergantung kepada kita semua dengan cara hukum menyampaikan aspisari, saya rasa segala macam bentuk kekerasan dan koersi bukanlah cara masyarakat demokrasi. Saya merasa polisi juga akan bersikap rasional, menegakkan hukum dengan tegas tapi juga berharap publik dapat paham dan bekerjasama.
Ia melanjutkan, masih banyak RUU yang masih belum diloloskan di Yuan Legislatif bila ada pihak yang berprilaku tidak rasional maka kesempatan memusyawarahkan aspirasi rakyat di Yuan Legislatif akan hilang.