(Taiwan, ROC) – Penyanyi ternama Taiwan yang mendapat predikat “Raja Musik Pop Asia”, Jay Chou yang meskipun namanya tidak terlalu dikenal di Inggris, tetapi media Inggris pada tanggal 8 Juli menyampaikan, pesta pernikahan raja nyanyi yang digelar di Inggris ini dapat membantu Inggris dalam mempertahankan peninggalan bangunan kuno.
Dalam laporan Daily Telegraph, setelah Jay Chou pada Januari lalu menyelenggarakan pesta pernikahannya di Castle Howard, bangunan kuno berusia 300 tahun peninggalan North Yorkshire, memberikan daya tertentu bagi wisatawan Asia, sehingga pengunjung ke Castle Howard melonjak tinggi, tingkat kunjungan netter ke situs terkait juga menembus angka 50 juta orang.
Laporan mengemukakan, instansi pengelola Castle Howard juga memperhatikan hal ini, untuk itu tidak saja memberikan informasi dan peta dalam Bahasa mandarin, pada kios penjualan penjualan souvenir juga menyediakan pembayaran dengan kartu kredit Union Bank, Daratan Tiongkok, bahkan juga nama Mandarin untuk Castle Howard
Saat ini, pemilik Castle Howard akan melelang 9 macang peninggalan keluarganya di Sotheby’s, London, sebagai penggalangan dana untuk perawatan dan renovasi, target lelang sebesar 10 Juta Poundsterling (sekitar US$ 15,375 juta). Pasar Asia sangat tertarik dengan barang peninggalan ini, banyak barang seni yang berada di Asia.