(Taiwan, ROC) Rabu ini (8) Akademia Sinica melansir sebuah laporan terkait kondisi ekonomi Taiwan kedepan, menurut prediksi pertumbuhan ekonomi yang disampaikan Desember 2014 yang lalu, laju pertumbuhan ekonomi (PDB) Taiwan tahunan akan mencapai 3,38% namun kali ini direvisi kebawah pada angka 3,24%. Sinica menilai, memulihnya ekonomi global tidak seperti yang diharapkan, dikarenakan faktor eksternal yang kurang mendukung, kekuatan investasi swasta di awal tahun menurun, angka ekspor Taiwan juga mengalami penurunan, namun ditengah angka yang pesimis, beberapa indikator terbaru untuk paruh tahun kedua menunjukan kondisi global akan kembali stabil, tingkat kepercayaan investor meningkat, sehingga angka prediksi pertumbuhan ekonomi tahunan Taiwan sedikit direvisi kebawah.
Beberapa indikasi prediksi dari Sinica menunjukan, Indeks Harga Konsumen (CPI) 2015 -0,33%, Indeks Harga Grosiran (WPI) pada angka -8,08%, Tingkat penangguran 3,81%. Sedangkan untuk Persediaan Uang di pasaran yaitu M1B dan M2 tahunan masing-masing 7,34% dan 5,39%.
Cendikiawan Sinica, Chou Yu-tien (周雨田) menyampaikan : Dampak karena menurunnya ekpor tahunan kepada PDB kita menurut perhitugan kita sebanyak 0,15%, jadi kalau dihitung masih bisa mempertahankan angka 3.
Namun, Sinica berpendapat, untuk paruh tahun kedua Taiwan akan dihadapi 3 resiko besar termasuk stabilnya pertumbuhan ekonomi AS pasca kenaikan bunga dasar, perubahan yang ditimbulkan karena transformasi pengusaha Daratan Tiongkok terhadap mata rantai produksi global dan pengaruh kepada Uni Eropa akibat ambruknya Yunani karena hutang, semua ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Taiwan di paruh tahun kedua.