(Taiwan, ROC) Biro Cuaca Sentral (CWB) Taiwan mengeluarkan peringatan laut untuk Linfa, badai taifun pertama yang diperkirakan akan langsung mempengaruhi Taiwan pada tahun 2015.
CWB mengumumkan peringatan laut tersebut pada hari Senin (6/7) pukul 8:30 pagi, mengingatkan kalangan nelayan yang beroperasi di daerah Terusan Bashi serta perairan Pulau Pratas, dan juga warga yang beraktifikasi di pantai Taiwan timur dan selatan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi angin kencang dan hujan deras yang didatangkan badai taifun.
Menurut laporan CWB, hingga pukul 8:00 pagi tadi, pusat Linfa terletak di 400 km selatan-tenggara dari Eluanbi, ujung paling selatan Taiwan, bergerak dengan kecepatan 6-9 km per jam ke arah utara, dengan kecepatan angin rata-rata 83 km per jam dan hembusan angin maksimal 108 km per jam.
CWB juga memprakirakan, paling cepat Senin malam, lingkaran taifun Linfa akan masuk dan mendatangkan angin kencang serta hujan deras di sejumlah tempat di Taiwan.
Petugas peramalan cuaca CWB Luo Ya-ying (羅雅尹) mengatakan, “Mulai hari ini sampai tanggal 7 dan 8, taifun Linfa pertama-tama akan bergerak ke arah utara, kemudian mengubah arah ke utara-timur laut, mendekati perairan di Taiwan selatan. Setelah itu, Linfa akan mengubah arah lagi ke barat laut menuju provinsi Fujian, Daratan Tiongkok. Untuk itu, Linfa akan paling dekat dengan Taiwan pada tanggal 7 sampai tanggal 8, membawa curah hujan besar di daerah tenggara, barat dan selatan Taiwan. Warga dianjurkan untuk memperhatikan berita perkembangan taifun.”
Mengenai apakah pemberhentian kelas dan kerja akan dilaksanakan, Luo meminta warga untuk memperhatikan berita terbaru yang diumumkan oleh pemerintah daerah pemukiman masing-masing.