(Taiwan-ROC) Perdana Menteri Mao Chi-guo hari ini (3/7) sebenarnya dijadwalkan untuk berkunjung ke perusahaan biokirmia di Tainan, tetapi merubah jadwal perjalanan kerjanya mengunjungi rumah sakit Cheng Da, yang juga berlokasikan Tainan untuk menjengguk korban insiden ledakan bubuk warna Formosan Fun Coast.
Saat menjenguk, PM Mao menyampaikan, pemerintah memprihatinkan ketidak memadainya peralatan dan tenaga medis, dan semua ini telah dikoordinasi dengan kementerian kesehatan dan kesejahteraan. Mao Chi-guo menyampaikan, beberapa hari ini merupakan waktu penting bagi pemulihan korban, rumah sakit dan para medis harus mengerahkan seluruh tenaga memberikan yang terbaik bagi perawatan korban.
Mao Chi-guo mengatakan : “Seperti rumah sakit Cheng Da, kepala rumah sakit tadi juga mengatakan pada saya, untuk tenaga dan peralatan medis sama sekali tidak ada masalah, kami akan berupaya sekuat tenaga untuk menolong korban. Saya rasa untuk beberapa hari ke depan merupakan masa penting, kami akan memberikan perawatan yang terbaik bagi mereka, kita semua, tim medis, kementerian kesehatan dan kesejahteraan dan juga seluruh masyarakat bersama-sama berdoa agar para korban diberikan kekuatan, berharap mereka tetap semangat.
Terkait dengan keraguan dunia luar terhadap bagaimana Yuan Eksekutif mengunakan dana persediaan kedua untuk pembayaran biaya pengobatan ke dua, PM Mao kembali menyampaikan, setelah terjadinya insiden ini, ia langsung meminta perincian pada kementerian kesehatan dan kesejahteraan, dan mendapati pihak rumah sakit merasa khawatir dengan pembayaran obat-obatan dan biaya lembur dari para medis, ia merasa dengan waktu-waktu penting ini, biaya bukanlah masalah, untuk itu agar memberikan kepercayaan pada mereka, ia memutuskan untuk mengunakan dana persdiaan ke dua, agar para medis tidak terbebani dan dapat sekuat tenaga.