History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yayasan Medis AS Bersedia Bantu Korban Ledakan Formosan Fun Coast

  • 03 July, 2015
  • Editor
Yayasan Medis AS Bersedia Bantu Korban Ledakan Formosan Fun Coast
RS Berupaya Sepenuhnya Menyembuhkan Korban Ledakan di FFC

(Taiwan-ROC) Insiden ledakan di Formosan Fun Coast juga menjadi perhatian dunia, Yayasan Luka Bakar Amerika Serikat (American Burns Asociation) dan Pusat Luka Bakar, The Johns Hopkins Hospital menyatakan turut prihatin dan bersedia memberikan bantuan.

Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei untuk Amerika Serikat mengemukakan, setelah terjadinnya peristiwa ini, kantor perwakilan berturut-turut menerima Yayasan Luka Bakar cabang Chicago dan Pusat Luka Bakar The Johns Hopkins Hospital yang \berlokasikan di Maryland, mereka menyampaikan kesediaannya untuk memberikan bantuan bagi korban.

Kepala Yayasan Luka Bakar AS tanggal 1 Juli waktu setempat menghubungi Kepala kantor dagang Taipei, berharap dapat memberikan bantuan medis dan penyediaan obat-obatan, peralatan medis serta tenaga ahli medis. Kebutuhan dan permintaan ini akan dituliskan dalam situsnya agar dapat mencari para ahli yang bersedia.

Sementara Ketua Pusat Luka Bakar The Johns Hopkins Hospital, juga melalui telpon menyampaikan setiap saat bersedia memberikan bantuan tenaga medis sukarelawan untuk di kirim ke Taiwan.

Yayasan Luka Bakar AS yang mengurus setiap masalah luka bakar yang terjadi di AS dan paling memiliki otoritas medis relevan, semua dokter dan ahli medis luka bakar adalah anggota dari yayasan ini, selain itu yayasan luka bakar membantu mengembangkan praktek medis terkait; The Johns Hopkins Hospital adalah rumah sakit pendidikan kesehatan ternama yang memiliki pusat luka bakar dengan peralatan yang lengkap.

Kepala Kantor Dagang Ekonomi dan Budaya Taipei untuk Amerika Serikat menyampaikan terima kasih dan telah menyampaikan kesediaan meraka pada Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan untuk memastikan apakah ada kebutuhan medis dari Amerika Serikat.

Komentar

Terbarumore