(Taiwan-ROC) Hawa panas akhir-akhir ini membuat pengunaan listrik di Taiwan melonjak, sehingga tanda peringatan persediaan listrik TaiPower terus berbunyi, seperti kemarin (2/7) setelah tingkat pengunaan mencapai 1,9%, hari ini (3/7) diperkirakan bisa mencapai 2,61%, rekor penggunaan listri paling tinggi 35,4 juta kilowatt, hampir mendekati penggunaan listrik pada tanggal 2 Juli kemarin.
Ketua Divisi Pengaturan Tenaga Listrik, TaiPower, Lan Hung-wei menyampaikan, hari ini suhu udara lebih rendah 1-2 celcius, tetapi penggunaan listrik tidak berkurang, masyarakat tetap mengunakan pendingin ruang pada seitap ruangan; apabila angin topan datang, tentu dapat mengisi tampungan air sehingga dapat menambah tingkat listrik tenaga air.
Lan Hung-wei mengatakan : “Yang paling saya harapan adalah datangnya angin topan, sekaligus menyapu seluruh Taiwan, sehingga suhu udara turun, ini akan memberikan bantuan yang besar, selain itu juga dapat mengisi penuh tampungan air, sehingga kekuatan tenaga pembangkit listrik tenaga air akan bertambah, penyediaan pun juga akan bertambah, kebutuhan berkurang, semakin besar perbedaan antara penawaran dan permintaan, pengalihan tenaga juga semakin tinggi.
Lan Hung-wei menyampaikan, pada periode sebelumnya mengunakan pembangkit listrik tenaga air, tetapi mendapat keluhan menghabiskan setengah dari air waduk, apabila terus digunakan maka akan terjadi kekeringan air, untuk itu pembangkit listrik tenaga air hanya dapat digunakan pada masa-masa puncak saja, tidak bisa memberikan penyediaan air dalam jangka waktu panjang.
TaiPower juga menegaskan, selain penyediaan untuk masa-masa puncak, kabupaten YunLin juga meminta pembangkit listrik dari Formosa Petrochemical Corporation untuk mengurangi pembakaran batubara bituminous, sementara di malam hari masyarakat mengunakan pendingin ruangan saat tidur, sehingga ini semakin menyulitkan pengaturan distribusi listrik.