History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Meminta PLTN ke-4 Dihentikan, Lin I-hsiung Protes Dengan Aksi Mogok Makan

  • 22 April, 2014
  • Editor
Meminta PLTN ke-4 Dihentikan, Lin I-hsiung Protes Dengan Aksi Mogok Makan
Aksi Mogok Makan Lin I-hsiung

(Taiwan, ROC) Hari ini(22) Lin I-Hsiung(林義雄) mantan ketua dari partai demokrat progresif(DPP) pada pagi hari pukul 11.00 mengenakan busana santai, topi caping, ditemani oleh keluarganya hadir di gereja Yiguang, melakukan aksi mogok makan sebagai unjuk rasa agar pemerintah memutuskan penghentian pembangunan PLTN ke-4

  

Lin I-hsiung saat memasuki gereja, melakukan aksi mogok makan bersedia menerima wawancara dan mengatakan, ia mengakui apa yang dilakukan sangat berarti, melaksanakan tugas penting dan berguna bagi Taiwan, karena hatinya benar sangat tenang dan tidak merasa terbebani.

  

Saat media yang mempertanyakan Lin I-hsiung pada tahun 1994 demi menghentikan pembangunan PLTN melakukan aksi mogok makan di gereja Yiguang, apakah untuk aksi kali ini ada kesan baru? Ia mengatakan dirinya merasa malu, telah berusaha selama 20 tahun lamanya, masih belum dapat membujuk para penguasa. Ia juga menekankan, jika sebagian dari opini masyarakat Taiwan bukan dikuasai dan tidak dipaksa menyetujui pembangunan PLTN ke-4 ini, ia juga tidak akan menjalankan aksi mogok makan. Ia juga menyerukan kepada rekan dan para pendukungnya, jika terjadi hal yang tidak diinginkan pada aksi mogok makan kali ini, penyebab bukan karena dirinya sendiri melainkan adalah para penguasa.

  

Mengenai pemerintah yang menekankan posisi pembangunan tenaga nuklir tidak aman maka tidak ada pembangunan PLTN k-4 ataupun referendum, Lin I-hsiung mengutarakan, seperti Amerika, Jepang negara maju menjalankan pemeriksaan yang lebih ketat lebih dari Taiwan, masih terjadi musibah nuklir, ia mengkritik apa yang disebut dengan nuklir aman adalah suatu pernyataan bohong.

  

Lin I-hsiung mengatakan: “Saya berharap orang-orang yang mengatakan tenaga nuklir aman, mereka dapat berpikir dengan baik, Amerika, Rusia, Jepang adalah negara berteknologi maju, mereka pasti membangun PLTN dengan pemeriksaan yang jauh lebih ketat dibandingkan dengan Taiwan, dan masih saja terjadi musibah, pada hari ini mengatakan dengan nuklir aman yang memberikan listrik, ini hanya sebuah permainan untuk membohongi masyarakat.”

  

Ketua partai DPP, Su Tseng-chang(蘇貞昌) merespon, Lin I-hsiung dengan harapannya membangun negaranya bebas nuklir, pada tahun tersebut terjadi melakukan aksi mogok makan, nyawanya dijadikan taruhan bagi masyarakat Taiwan, pemerintah masih belum dapat merasakan beban masalah ini, namun ia merasa sangat khawatir.

 

Su Tseng-chang(蘇貞昌) saat diwawancarai media, ia bersuara serak dan menyeka air mata, ia mengakui sangat mengkhawatirkan solusi dari PLTN ke-4, aksi mogok dari Lin I-shiung juga tidak ada artinya yang dikhawatirkan kesehatannya.

Komentar

Terbarumore