(Taiwan, ROC) Hari ini(22) Direktorat Jenderal Budget, Akuntansi dan Statistik(DGBAS) mengumumkan angka pengangguran di bulan Maret dengan persentase 4,03%, usia generasi muda yang berusia 20-29 tahun cenderung menurun, hal ini menunjukkan generasi muda dan pendidikan tinggi dengan tren pengangguran yang semakin melamban. Pengangguran di bulan Maret direvisi dan dibandingkan dengan bulan lalu terdapat sedikit penambahan DGBAS beranggapan kemungkinan tidak secara menyeluruh mengabaikan faktor hari raya imlek, namun masih diasumsi tidak mempengaruhi tren pengangguran secara keseluruhan dan dianggap stabil.
DGBAS pada tanggal 22 April mengumumkan hasil pendataan sumber daya manusia untuk bulan Maret, pada angka pengangguran di bulan Maret 4,03%, dibandingkan dengan bulan lalu menurun 0,06 poin, jumlah pengangguran yang mencapai 463.000 orang, dibandingkan dengan bulan lalu berkurang sebanyak lebih dari 7.000 orang, diantaranya dikarenakan penyusutan lapangan kerja atau perusahaan gulung tikar dan perusahaan musiman atau pekerjaan sementara berakhir, untuk angka pengangguran ini berkurang 3.000 orang, untuk pencari kerja awal yang menganggur berkurang 1.000 orang, namun untuk angka pengangguran dengan faktor ketidak-sukaan terhadap pekerjaan bertambah lebih dari 1.000 orang.
Pada tahun setelah transfer sehingga tingkat pengangguran relatif naik, pada bulan Maret angakan pengangguran berubah menjadi menurun, namun setelah mengalami revisi perubahan, dibandingkan dengan bulan lalu terdapat penambahan 0.01 poin, DGBAS beranggapan tidak secara menyeluruh mengabaikan faktor hari raya imlek, jika ada masa yang lebih panjang dan perubahan dalam skala besar, maka baru perlu diperhatikan secara terus menerus. Wakil direktur DGBAS, Lo Yi-ling(羅怡玲) mengatakan: “para hari raya imlek berkemungkinan pada bulan Januari maupun Februari, jika telah dilakukan revisi penyesuaian musim maka adanya kemungkinan tidak dapat secara total mengabaikan faktor ini, sehingga setelah revisi penyesuaian musim menghasilkan peningkatan, karena skala peningkatan tidak terlalu besar maka sementara ini kondisi pengangguran dapat dikatakan stabil.”
Mengenai bulan Maret dengan tren pengangguran untuk generasi muda, kelompok usia antara 20-24 tahun dengan persentase pengangguran 13,23%, dibandingkan dengan bulan lalu menurun 0,15 poin; kelompok di usia 25-29 tahun mencatat 7,01%, dibandingkan dengan bulan lalu menurun 0,07 poin. Pada bulan Maret untuk kelompok dengan latar pendidikan lulusan universitas ke atas dengan persentase mencapai 4,98%, menurun 0,05 poin. Lo Yi-ling mengatakan, dikarenakan perekonomian Taiwan mengalami peningkatan, maka angka pengangguran generasi muda dan kondisi pengangguran secara keseluruhan bergerak lamban; masyarakat produktif semakin bertambah juga menandakan pasar lapangan kerja yang semakin stabil.