(Taiwan-ROC) Peristiwa ledakan bubuk berwarna di Formosan Fun Coast yang menewaskan 1 orang dan melukai ratusan pengunjung, hingga saat ini masih seratus lebih orang dalam masa krisis yang dirawat dalam ruang ICU. Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Jiang Ping-huang hari ini (30/6) mengatakan, jumlah biaya pengobatan korban diperkirakan sekitar NTD200-600 juta.
Terkait dengan bagaimana membiayai membengkaknya biaya pengobatan? Biro Asuransi Kesehatan Nasional dan pemerintah kota New Taipei yang tadinya bersedia untuk mengeluarkan biaya pengobatan untuk 3 hari pertama, setelah beberapa kali membahasnya dan diputuskan, Biro Asuransi Kesehatan Nasional akan meminjam dulu untuk biaya pengobatan 3 bulan pertama, para korban tidak perlu membayarnya.
Wakil ketua Biro Asuransi Kesehatan Nasional, Tsai Su-ling mengatakan : selama objek asuransinya untuk mencari perawatan medis pada lembaga medis, tentu saja dapat mengunakan askes untuk perawatan medis. Apabila ada bagian yang harus mengeluarkan biaya sendiri, itu tidak dibebankan pada pasien, semua akan kami, biro asuransi kesehatan nasional akan menalanginya dulu, untuk bagian biaya sendiri, kami akan secara bulanan mengambilnya melalui sumbangan yang diberikan pemerintah kota New Taipei.
Dalam peristiwa ini ada 13 warga asing, untuk bagian pelajar asing yang memiliki asuransi kesehatan, dapat mengunakan cara yang sama seperti warga Taiwan, pengobatan untuk turis asing juga sama, akan dibiayai askes, setelah itu baru dibantu dengan sumbangan masyarakat.
Kasus ledakan bubuk yang terjadi di Formosan Fun Coast hingga hari ini (30/6) sudah memasuki hari ke empat, walikota kota New Taipei, Eric Chu hari ini dalam rapat pemerintah kota menyampaikan, tantangan paling besar yang dihadapai saat ini adalah perawatan medis, ia meminta kementerian kesehatan dan kesejahteraan untuk mengerahkan sumber daya medis nasional, menghitung jumlah ranjang pasien, tenaga medis dan lainnya untuk mencukupi kebutuhan pengobatan bagi korban. Eric Chu juga menekankan, terkait tindakan ganti rugi dan hukum, pemerintah kota New Taipei akan bersama Badan Perlindungan Konsumen, Biro Pariwisata dibawah Kementerian Transportasi dan Yayasan Lembaga Konsumen, membentuk tim pengacara guna menjamin hak para korban.