History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kunjungan Presiden ke 3 Negara Sahabat Melihat Hasil Hubungan Diplomatik

  • 29 June, 2015
  • Editor
Kunjungan Presiden ke 3 Negara Sahabat Melihat Hasil Hubungan Diplomatik
Wakil Menteri Luar Negeri, Simon Ko Sen-yeaw

(Taiwan-ROC) Wakil Menteri Luar Negeri, Simon Ko Sen-yeaw, hari ini (29 Juni) mengumumkan, Presiden Republik Tiongkok (ROC), Ma Ying-jeou tanggal 11 Juli mendatang akan berkunjung Amerika Tengah dan Kepulauan Karibia, mengunjungi 3 negara yang memiliki hubungan diplomatik yaitu Republik Dominika, Haiti dan Nikaragua, dalam perjalanan nanti juga akan transit di Boston dan Los Anggeles, Amerika Serikat, diperkirakan pada tanggal 18 Juli mendatang akan kembali tiba di Taiwan. Menteri Luar Negeri menyampaikan, kunjungan Presiden kali ini untuk memperkuat hubungan bilateral dan juga untuk melihat hasil hubungan diplomatik.

Wakil Menteri Luar Negeri, Simon Ko menyampaikan, kunjungan Presiden bersama rombongan kali ini untuk “program peningkatan jangka panjang”, menjadikan hubungan persahabatan berkesinambungan dengan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik. Rombongan yang turut nantinya terdiri dari sekjen Dewan Keamanan Nasional, Gao Hua-ju, sekjen Istana Kepresidenan Hsiau Xu-cen, Menlu David Lin dan beberapa menteri, legislator dan pengusaha yang jumlahnya mencapai 85 orang. rombongan delegasi ini akan melakukan kunjungan 8 hari 7 malam.

Wakil Menlu, Simon Ko menyampaikan, dalam kunjungannya Presiden akan membahas isu dan  bertukar pendapat dengan pemimpin dari 3 negara sahabat yang memiliki hubungan diplomatik, selain itu bertujuan untuk mempererat tali persahabatan.

Simon Ko mengatakan : Presiden akan membicarakan mengenai isu-isu bilateral dan internasional, bertukar pendapat lebih mendalam bersama pemimpin dari Republik Dominika, Haiti dan Nikaragua, diharapkan dengan kunjungan presiden kali ini dapat meningkatkan hubungan persahabatan dengan ke tiga negara sahabat ini.

Terkait dengan transit di Amerika Serikat, tersebar isu kalau Presiden akan memberikan ceramah di Universitas Harvard, kampus tempat beliau kuliah dulu. Terhadap hal ini Simon Ko hanya membeberkan, berdasarkan pemahaman, untuk rincian dan perencanaan masih dalam pembahasan, dan akan memberikan penjelasan pada dunia luar pada saat yang tepat.

Komentar

Terbarumore