(Taiwan, ROC) –Otoritas promosi perdagangan(TPA) telah diloloskan senat parlemen Amerika Serikat, menunggu setelah mendapat tandatangan persetujuan dari presiden Amerika Serikat, Barrack Obama maka dapat diberlakukan, kemudian usulan partisipasi dalam kemitraan trans pasifik(TPP) pada tahun ini akan berkesempatan untuk dibahas.
Dirjen perdagangan luar negari, Yang Jen-ni(楊珍妮) pada hari ini(6/26) menyampaikan, setelah adanya progress dalam TPA, para pakar menilai Amerika Serikat berniat pada bulan September tahun ini dalam pertemuan tingkat tinggi APEC akan menyelesaikan penandatanganan, maka dari itu, anggota TPP semestinya dapat selesai dibahas pada bulan Agustus, Taiwan wajib memperlaju langkah untuk berkesempatan berpartisipasi dalam pembahasan TPP putaran ke-2.
Sehubungan dengan hal tersebut, direkorat perdagangan luar negeri dalam beberapa waktu terdekat aktif memberikan rangkuman mengenai Taiwan siap dengan tugas dan perkembangan pembahasan dalam TPP/RCEP, pada tahun ini masih terbagi 4 asosiasi industri yang terbagi atas industri produksi sepatu, peralatan air minum, produksi plastic dan permesinan ikut serta memberikan penjelasan.
Yang Jen-ni mengatakan: “Saya kira pada bagian TPP, kami bersama dengan setiap asosiasi yang mewakili industrinya masing-masing melakukan komunikasi dan adalah bagian sosialisasi kami; untuk instansi pemerintah sektor lainnya telah menyesuaikan aturan yang ada untuk dikaji, setelah pengkajian maka setiap instansi akan mengetahui langkah ke depannya.”
Yang Jen-ni memberikan contoh penjelasan dengan asosiasi manufaktur kendaraan, ia menyampaikan dengan bergabungnya dalam TPP maka sangat membantu asosiasi manufaktur kendaraan, saat ini adanya pajak sebesar 17,5% untuk kendaraan sedan, sepeda motor antara 18% hingga 20%, onderdil mobil juga dikenakan pajak 7%.
Yang Jen-ni mengatakan, sementara ini aturan yang terhitung sebanyak 50 jenis, jika saja pada akhir tahun ini sebelum diumumkan penandatanganan TPP, maka bisa diarahkan pada isi realita sebagai bahan perbandingan, namun sementara ini isi keseluruhan yang belum diketahui jelas, sehingga masih belum dapat digilir kepada federasi industri nasional Taiwan(CNFI) untuk memberikan penjelasan.