(Taiwan, ROC) – Kementerian luar negeri Amerika Serikat pada tanggal 25 Juni 2015 mengumumkan laporan hak asasi manusia(HAM) dunia tahun 2014, dalam laporan tersebut disampaikan, pemilihan umum baik pusat maupun daerah Taiwan berjalan adil dan bebas, pemilihan yang transparan dan dapat dipercaya.
Laporan mengenai Taiwan sebanyak 26 lembar, dengan inti pokok yang disebutkan, pemerintah Taiwan dengan konsep dewan kongres yang dibentuk dari pemilihan presiden dan pemilihan berbagai partai politik, presiden Ma Ying-joeu pada tahun 2012 melanjutkan masa jabatannya, para pakar beranggapan, ini merupakan pemilihan umum bebas. Sementara pada tanggal 29 Nopember 2014, masyarakat Taiwan memberikan suaranya untuk memilih lebih dari 11.000 pegawai pemerintahan. Para pakar menambahkan, untuk pemilihan tersebut berjalan secara transparan dan kreditibel.
Mengenai kondisi ketenagakerjaan, kementerian tenaga kerja(MOL) memberikan hasil pendataan ketenagakerjaan, pelaksanaan aturan denda, revisi aturan hukum perlindungan tenaga kerja, berkenaan dengan tenaga kerja asing, selain menginformasikan perekrutan tenaga kerja asing di Taiwan selain melalui instansi perantara, secara nyata tka mendapat gaji dari agen perantara jauh di bawah standar. Dilaporkan, pada tahun 2013 dengan rata-rata perbulan kenaikan gaji 0,2%, gaji pendapatan mencapai 45,664 dolar Taiwan, namun berdasarkan DGBAS, dalam kenyataannya nilai gaji terendah dalam 15 tahun; di Tawian setiap tahunnya terdapat antara 10 hingga 20 ribu karyawan kerah putih atau teknisi yang meninggalkan Taiwan dan bekerja di luar negeri.
Mengenai kebebasan hidup sosial dilaporkan masalah pelajar menduduki gedung yuan legislatif, dalam hal ini beranggapan pemerintah cukup menghormati kepentingan masyarakatnya. Sementara penilaian keadilan umum pengadilan, dikatakan, Taiwan mengupayakan memberantas masalah korupsi, menghilangkan kekuasaan politik dalam pengadilan dan meningkatkan efisiensi hukum pengadilan, namun tetap ada kendala berkaitan dengan problema masa lalu.