(Taiwan, ROC) – Myanmar adalah sebuah pasar ekonomi baru yang menjadi perhatian masyarakat dunia beberapa waktu terakhir ini. Kementrian Luar Negeri pada hari Rabu tanggal 24 Juni menyampaikan bahwa pemerintah Myanmar secara resmi telah membuka kantor perwakilannya di Taiwan pada tanggal 22 Juni dengan nama Kantor Perdagangan Myanmar, dengan menetapkan Thet Lwin Oo sebagai kepala perwakilan terkait. Menteri Luar Negeri Lin Yung-le saat menerima wawancara dari media menyebutkan bahwa dirinya menyambut baik pembukaan kantor perwakilan Myanmar di Taiwan. Kemenlu juga akan terus melanjutkan program kerjasama yang berkesinambungan dengan pihak Myanmar, sehingga pembukaan kantor perwakilan tersebut dinilai dapat membawa keberuntungan bagi kedua belah pihak.
Berkaitan dengan kapan akan dibuka kantor perwakilan Republik Tiongkok di Myanmar, Menlu Lin Yung-le menyebutkan bahwa saat ini pihak Taitra dan ICDF telah memiliki kantor perwakilan di Myanmar. Namun berkenaan dengan kantor perwakilan pemerintah sendiri, Lin menjelaskan bahwa hal ini masih membutuhkan musyawarah yang lebih lanjut antar pemerintah, dan sehubungan dengan pelaksanaan pemilihan anggota legislatif di Myanmar yang akan digelar pada bulan November mendatang, maka semua hal terkait pembukaan kantor perwakilan baru dapat dimusyawarahkan setelah bulan November.
Lin Yung-le mengatakan, “Hingga saat ini masih belum dibahas secara resmi apakah pihak Myanmar mengijinkan pembukaan kantor perwakilan Taiwan di sana atau tidak. Saya rasa baru dapat dibahas setelah bulan November mendatang, dan ini tentu menjadi target kita semua.”
Sehubungan dengan nilai investasi pengusaha Taiwan dalam bidang industri sepatu yang bernilai lebih dari US$ 100 juta, dan mampu menyediakan lebih dari 10 ribu lapangan pekerjaan, maka dengan berdasarkan asas mutualisme, tentu akan menjadi sebuah acuan positif bagi pemerintah Myanmar dalam membahas hal pembukaan kantor perwakilan Taiwan di sana.
Lin Yung-le mengatakan, “Kami berharap pihak pemerintah Myanmar dapat mengerti maksud dan tujuan utama dalam pembentukan kantor perwakilan di sana. Hal ini tentu akan memberikan banyak bantuan dalam pembangunan perekonomian Myanmar di masa mendatang. Kami berharap dapat menciptakan sebuah keberuntungan, sehingga juga membuat mereka mengerti akan kepentingan pembentukan kantor perwakilan tersebut, dan tentu saja hal ini masih membutuhkan komunikasi lebih lanjut dengan mereka.”
Lin Yung-le menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih akan terus melakukan upaya komunikasi perihal pembentukan kantor perwakilan tersebut selain itu juga akan menggiatkan hubungan kerjasama dalam bidang pertanian, perikanan, ketenagakerjaan, pembangunan sarana sumber energi tenaga surya, perdagangan serta investasi antar kedua belah pihak.