History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pejabat Tinggi Taiwan Negosiasi Penandatanganan Perjanjian Perikanan

  • 19 June, 2015
  • Editor
Pejabat Tinggi Taiwan Negosiasi Penandatanganan Perjanjian Perikanan
Kapal Nelayan De Man Fu no.3

(Taiwan-ROC) Guna mendalami duduk perkara kasus perikanan yang beberapa waktu ini terus bermunculan antara Taiwan dan Filipina, dan untuk mempercepat penandatanganan “Perjanjian Penegakkan Hukum Perikanan Taiwan dan Filipina”, termasuk untuk penjaga pesisir (Coast Guard), Direktoral Perikanan dan instansi terkait lainnya berkunjung ke Filipina, dan pada tanggal 18 Juni telah kembali ke tanah air. Rombongan yang terdiri dari 8 pejabat tinggi ini pada tanggal 16 Juni tiba di Taiwan, dengan ditemani Kepala Kantor Perwakilan ROC untuk Filipina, Lin Song-huan dan lainnya mendatangi Kementerian Transportasi Filipina, Jajaran Pengamanan Laut, Biro Perikanan dan juga Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Manila (MECO) serta instansi lainnya untuk menemui kepala bidang masing-masing tersebut.

Ketua Direktoral Perikanan, Tsai Re-yao (蔡日耀) hari ini (19/6) ketika diwawancarai menyampaikan, dalam waktu 2 tahun terakhir ini, melalui 3 kali pertemuan pembahasan antara Taiwan dan Filipina, untuk bagian kawasan perairan tumpang tindih untuk perairan bagian selatan Taiwan dan kawasan perairan ekonomi Filipina telah mencapai kesepakatan hukum yang dituangkan dalam isi perjanjian. Berhubung masih ada pejabat instansi terkait Filipina yang masih ragu, untuk itu presiden Filipina Benigno Aquino akan mengadakan antar kementerian untuk memeriksa isi perjanjian secara rinci.

Tsai Re-yao juga menegaskan, beberapa waktu ini bermunculan sengketa perikanan Taiwan dan Filipina sehingga situasi kedua negara menegang, tetapi untuk hal ini kedua negara telah saling memberikan penjelasan untuk meredakan situasi tegang.

Tsai Re-yao mengatakan : Kunjungan kali ini tentu saja untuk meredakan kedua belah pihak, mereka juga merasakan niat baik Taiwan, saya rasa ini bermanfaat untuk meredakan situasi. Kami berharap dapat secepatnya, yaitu setelah presiden Filipina menyetujui, maka akan segera ditandatangani.

Delegasi Taiwan juga menyampaikan dengan jelas harapannya dapat menandatangani perjanjian tersebut, mengenai ada sebagian yang belum mendapatkan kesepakatan, ii dapat terus dibahas oleh tim kerja. Kantor perwakilan ROC untuk Filipina optimis perjanjian ini akan ditandatangani sebelum akhir bulan Juli.

Sementara terkait dengan kasus kapal nelayan berbendera Pintung Taiwan “De Man Fu no.3”yang diciduk oleh pihak penjaga pantai Filipina, Tsai Re-yao mengemukakan, kedua belah pihak masih terus menyerang dan bertahan, kantor perwakilan setempat akan berupaya untuk melakukan komunikasi dan negosiasi.

Komentar

Terbarumore