(Taiwan, ROC) – Masa jabatan berakhir dari duta besar negara Guatemala, Arturo Duarte, pada tanggal 14 Juni 2015, sementara masyarakat luar sangat memperhatikan calon penggantinya.
Konsuler urusan Amerika Latin dan Karibia, Kemenlu, Yeh De-guey(葉德貴) pada hari ini(16/6) mengemukakan, pemerintah Guatemala telah memberitahu kepada Taiwan pengganti dubes mereka, kemenlu juga telah mengajukan permohonan yang disampaikan ke kantor kepresidenan untuk mendapat persetujuan, dubes Guatemala untuk kantor perwakilan negara akan datang ke Taiwan dalam waktu dekat.
Yeh De-guey(葉德貴) mengatakan: “duta besar Guatemala, Arturo Duarte dikarenakan masa tugas telah berakhir, maka pihak pemerintah akan menugaskan pejabat lainnya, calon pengganti baru, pihak pemerintah mereka telah memberitahu kami, juga telah kami sampaikan melalui kemenlu untuk mengajukan permohonan persetujuan kepada kantor kepresidenan, dengan kata lain pejabat yang bersangkutan, akan datang bertugas dalam waktu yang tidak terlalu lama, dubes baru Guatemala akan datang bertugas.”
Pada bulan Juni awal juga dilaksanakan acara peresmian kantor duta besar Santa Lucia, namun duta besar belum tiba. Yeh De-guey(葉德貴) mengatakan, negara Santa Lucia telah menentukan duta besar di Republik Tiongkok, namun masih perlu melalui proses persetujuan dalam pembahasan internal, sementara masih dalam pembahasan, oleh karena itu masih belum mengetahui kapan kedatangan dubes, sehingga kemenlu belum dapat menginformasikan identitas calon pengganti.
Di samping itu, Presiden Ma Ying-joeu diprakirakan pada bulan Juli mendatang akan berkunjung ke 3 negara yang memiliki membina hubungan diplomatik negara Amerika Latin, Yeh De-guey(葉德貴) mengemukakan, dalam kunjungan dinas dan acara resmi kenegaraan masih dalam perencanaan, dan akan diumumkan pada waktu yang tepat.