(Taiwan, ROC) - Sengketa proyek pembangunan Taipei Dome masih terus berlanjut, saat ini kasus proyek sudah melebihi waktu, tetapi belum mendapatkan ijin, pemerintah kota Taipei hari ini (16/6) wakil walikota Taipei, Teng Jia-qi mengumumkan, berdasarkan perjanjian pengelolaan awal dari kedua belah pihak, pihak pemerintah akan menghubungi lembaga keuangan.
Teng Jia-qi mengatakan: “Pelanggaran itu tetap masih ada, tidak berdasarkan batas waktu perjanjian, dapat terselesaikan dalam waktu yang ditentukan dan mendapat lisensi penggunaan, pelanggaran janji ini sebenarnya berdasarkan perjanjian pihak pertama dan kedua dalam perjanjian pengelolaan, kami berdasarkan perjanjian pasal 19 ayat 4, kami akan menghubungi lembaga keuangan untuk melakukan rehabilitasi sepenuhnya.”
Teng Jia-qi lebih lanjut menjelaskan, berdasarkan perjanjian pengelolaan, ini merupakan jalan yang diperlukan, apabila lembaga keuangan dapat dengan baik meneruskan kerjanya, pemerintah kota akan sangat senang, pemerintah kota akan berupaya untuk menjelaskan, memberikan analisa keuntungan dan kerugian pada kelompok bank.
Media juga mempertanyakan, apabila belum ada kelompok bank yang bersedia mengambil alih, bagaimana penyelesaiannya? Teng Jia-qi menyampaikan, setelah dibicarakan baru dapat diketahui. Ia juga menyampaikan, pemerintah kota akan secepatnya memberikan kelompok bank, berharap kedua belah pihak dapat lebih jelas dna juga dapat mencari jalan terbaik bagi masa depan pembangunan Taipei Dome.
Berhubung pinjaman kredit yang paling dari Taipei Dome adalah saham bank masyarakat, kementerian keuangan hari ini menyampaikan, harus terlebih dulu memperjelas hubungan antara kontraktual Perusahaan Farglory dengan pemerintah kota, Kementerian Keuangan menjunjung dan mempercayai ke-profesionalan analisa bank. Pinjaman kredit Taipei Dome yang dikelola oleh Mega Bank, yang menyediakan kredit pinjaman sebesar 15,4 milyar dolar Taiwan, saat ini dana yang telah dicucurkan sebesar 9,4 milyar dolar Taiwan, pengembalian pinjamanan berjalan lancar, semua berada dalam pengendalian, kelompok bank juga akan terus memantau, kementerian keuangan menjunjung dan mempercayai keprofesionalan analisa bank, pihak bank sendiri yang akan menyelesaikannya.