(Taiwan-ROC) Guna meningkatkan dan memperluas persahabatan Taiwan dengan dunia internasional, Kementerian Luar Negeri tahun ini memutuskan kembali menyelenggarakan “Mosaic Taiwan” ajang loka karya pemimpin muda elit internasional dengan mengundang mereka yang berpotensi bagi kaum muda dari Amerika Serikat dan Kanada untuk melakukan kunjungan pertukaran.
Mosaic Taiwan akan dibuka secara resmi pada tanggal 15 Juni mendatang, Kemenlu menyampaikan, diharapkan melalui perencanaan ini dapat menjadi sebuah sistem kegiatan lokakarya, membuat semakin banyak kaum elit berpotensi internasional datang berkunjung, melalui kunjungan yang dijadwalkan sedemikian rupa agar dapat lebih memahami dan interkasi dengan kaum muda Taiwan, dengan demikian dapat memperluas, meningkatkan dukungan dan empati dari negara sahabat dunia pada Taiwan, hal ini dapat meningkatkan kekuatan persahabatan Taiwan.
Ketua Divisi Amerika Utara, Kemenlu, Hsie Wu-qiao mengatakan : kami yakin rencana ini dapat memperkuat langkah kami, mendukung kaum muda kami untuk masuk ke dalam standar dan jalur internasional, untuk itu bukan hanya sebelah pihak, mereka datang untuk memahami Taiwan, pada dasarnya kami juga mengunakan kesempatan ini kaum muda berpotensi kita dapat berinteraksi dengan mereka, khususnya pada masa lokakarya berlangsung, kemenlu akan mengupayakan keakraban interaksi dengan para pakar.
Kemenlu menegaskan, kali ini ada 30 orang yang berpengalaman dengan potensi pengembangan yang turut dalam loka karya, termasuk di dalamnya pelajar berusia 21 tahun yang mengondol predikat siswa luar bisa dari Oartai Demokrat Arizona, Pengusaha sukses muda berusia 25 tahun, serta mereka yang sempat bergabung dalam tim kampanye Presiden Obama, pelajar dengan prestasi gemilang dan lainnya.
Pihak Taiwan dan Amerika sangat mementingkan program ini, mantan ketua AIT,
Christopher J. Marut yang tahun lalu diundang hadir dalam “Mosaic Taiwan” yang pertama, juga merupakan pelopor kegiatan ini.