(Taiwan-ROC) Untuk mengantisipasi resesi ekspor Taiwan, Kementerian Ekonomi beberapa hari ini dengan “tantangan baru peralihan ekspor”, secara agresif membantu industri untuk memperluas pasar, yang nantinya akan menjadi model bisnis perindustrian secara keseluruhan, serta akan meningkatkan pemasaran ke negara konsumen besar India dan Indonesia, mencari peluang ekspor baru.
Divisi Industri, Kementerian Ekonomi hari ini (12/6) menyampaikan, sebelumnya kebanyakan industri ragu untuk menanamkan modalnya di India dan Indonesia, kebanyakan mereka beranggapan kebiasaan hidup dan lingkungan yang kurang memadai, tetapi seiring dengan pergantian pemerintahan baru di kedua negara tersebut, yang membuka lebar tangan menyambut investor asing, dapat memberikan pelayanan yang diperlukan bagi industri, sehingga industri bersedia untuk beralih, saat ini sudah banyak industri informatika, karet, industi alas sepatu dan lainnya yang mulai menanyakan persyaratan persiapan berinvestasi di sana.
Wakil Divisi Perindustrian, Lu Tzeng-hua mengatakan, “Beberapa waktu sebelumnya, setelah presiden baru India menjabat, kami juga melakukan penyesuaian, bersama industriawan membicarakan model OBM, yaitu perubahan dari sebelumnya adalah OEM, ODM, langsung masuk ke pasar domestik dengan menggunakan merek lokal, memadukan kerja sama produk design dan kegunaan IC, membangun sistem kerja sama secara menyeluruh, akses listrik dan Asosiasi Produesn Elektronik dari India dan juga mengutus tim untuk meneliti kelayakan dari taman industri bersangkutan.
TAITRA tahun ini juga meningkatkan promosi pasar di India dan Indonesia, tahun 2015 mengerakkan perluasan promosi pasar di sana, meningkatkan penjelasan pasar, membina prajurit perdagangan, membangun citra, memperluas pasar produk, negosiasi pembelian, promosi pameran, Mall Event dan kegiatan lain yang jumlahnya melebihi 60 macam