History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus PMK Sapi di Kinmen Bertambah

  • 11 June, 2015
  • Editor
Kasus PMK Sapi di Kinmen Bertambah
Kasus PMK Sapi di Kinmen Bertambah

(Taiwan, ROC) – Pada awal bulan Mei lalu di Kabupaten Kinmen, usai dipastikan terdapat kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak sapi atau PMK, intansi pemeriksa terkait setempat segera melakukan penyelidikan terhadap hewan ternak dalam ruang lingkup 1 kilometer dari kasus pertama PMK yang ditemukan. Dalam pemeriksaan ke dua kali, ditemukan kembali 1 ekor sapi yang menderita penyakit sejenis, dan kasus ini juga telah dipastikan oleh pihak peneliti PMK dunia di Inggris.

Ketua Badan Inspeksi Kesehatan dan Karantina Hewan dan Tumbuhan atau BAPHIQ, Chang Su-san pada hari Kamis tanggal 11 Juni menyebutkan sekalipun dalam tubuh hewan sapi tersebut tidak ditemukan virus penyakit lain, namun karena di Taiwan belum pernah dipraktekkan penyuntikan vaksin PMK jenis A, maka hal ini boleh dikatakan menjadi contoh sapi ke dua pertama di kawasan Kinmen yang ditemukan menderita penyakit PMK.

Chang Su-san mengatakan, “Selanjutnya masih harus mengambil contoh penyelidikan di wilayah sekitarnya. Karena kasus ini terjadi berada pada jarak lebih dari 1 km. Sehingga para pakar mengkategorikannya sebagai satu penyebab. Dalam jarak seluas 1 km, kami telah mengambil sebanyak 62 contoh lapangan. Jika ada penambahan, maka kami akan menambahkan jumlah contoh penyelidikan, jika tidak ada, maka kami akan terus melakukan pemantauan.”

Adapun pertambahan kasus di Taiwan tidak akan mempengaruhi tugas Taiwan yang akan mengajukan pelaksanaan penyuntikan vaksin kepada pihak badan kesehatan hewan dunia atau OIE.

Chang Su-san mengatakan, “Dalam kurun waktu 3 bulan kami akan menyelesaikan tugas penyelidikan masalah epidemik, jika tidak ada perkembangan lebih lanjut maka kasus ini dinyatakan ditutup. Berkenaan dengan kawasan non-epidemik tidaklah memungkinkan, sehingga perlu menanti 2 tahun lagi. Untuk hal ini Taiwan masih memiliki harapan.”

Chang Su-san menjelaskan bahwa tugas pencegahan akan terus dilakukan, dan pemasukan bahan makanan asal Kinmen ke Taiwan tetap akan melalui prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya, dan melarang pemasukan hewan hidup dari Kinmen ke Taiwan. Namun bagi jenis makanan yang telah melalui proses pemeriksaan dan memenuhi persyaratan yang ditentukan, maka tetap dapat dimasukkan ke pasar Taiwan.

Komentar

Terbarumore