(Taiwan, ROC) – “Forum ke-5 Persaingan dan Kerjasama Industri Antar Selat” beberapa saat yang lalu diselenggarakan di kota Kungshan, Provinsi Jiangsu, Daratan Tiongkok. Dalam sebuah wawancara, wakil ketua Pusat Penelitan Taiwan, Akademi Ilmu Sosial Shanghai Sheng Jiu-yuan (盛九元) menyampaikan, saat rapat di Taiwan, banyak orang bertanya apakah dapat menyediakan posisi dalam mata rantai produksi di Daratan Tiongkok? Ia menjawab, konsep pemikiran ini adalah salah, karena posisi tidak bisa disediakan lebih awal, setiap pihak harus berusaha, mata rantai industri harus terbuka baru ada daya saingnya.
Sheng menyampaikan, walau industri panel adalah contoh klasik dari persaingan dan kerjasama antar selat namun untuk industri semikonduktor masih belum masuk dalam tahap persaingan. Contohnya untuk industri IC Daratan Tiongkok masih belum dapat bersaing dengan TSMC, kedua belah pihak masih tetap bisa menjalin kerjasama vertikal.
Berkaitan dengan kekhwatiran bahwa Daratan Tiongkok mulai “mencuri” teknologi Taiwan, Sheng berpendapat, yang paling penting jangan karena alasan ini lalu kemudian menutup diri. Bila industri dua selat saling belar dan maju maka ini adalah kerjasama yang sangat baik. Apabila tidak berusaha untuk tidak maju maka akan digantikan oleh pihak lain.
Keunggulan Taiwan, lanjutnya, disalah satu titik mata rantai industri sangat unggul, jalur yang ditempuh adalah sangat spesifik, sehingga kerjasama antar selat sangatlah tinggi. Namun bagaimana agar spesifik ini dapat terus berkesinambungan, inilah yang harus dipikirkan oleh Taiwan.